Keboncinta.com-- Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2026 resmi dimulai sejak pertengahan September.
Sejak saat itu, siswa SMA, SMK, dan MA di berbagai daerah mulai menyiapkan strategi terbaik agar dapat diterima di perguruan tinggi negeri (PTN) yang diimpikan.
Salah satu hal paling penting yang perlu diperhatikan calon mahasiswa adalah daya tampung dan jumlah peminat program studi pada tahun-tahun sebelumnya. Data ini menjadi gambaran awal untuk mengukur tingkat persaingan di setiap jurusan.
Sebagai ilustrasi, ada program studi yang hanya menyediakan puluhan kursi, sementara jumlah pendaftarnya mencapai ribuan orang. Kondisi tersebut tentu mencerminkan persaingan yang sangat ketat.
Baca Juga: Info GTK Semester Genap 2026 Resmi Aktif, Ini Pembaruan Sistem dan Cara Guru Memantau TPG
Sebaliknya, jurusan dengan daya tampung lebih besar dan peminat yang tidak terlalu tinggi umumnya memberikan peluang lolos yang lebih terbuka.
Hingga kini, data resmi daya tampung SNPMB 2026 memang belum diumumkan. Meski demikian, calon mahasiswa tetap dapat menggunakan data daya tampung SNPMB 2025 sebagai bahan pertimbangan awal.
Informasi tersebut cukup relevan untuk membaca pola persaingan antar jurusan maupun kampus.
Memahami data ini sejak dini sangat penting agar siswa tidak tergesa-gesa menentukan pilihan. Berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya, pengumuman daya tampung biasanya disampaikan setelah masa sanggah sekolah berakhir dan mendekati pembukaan pendaftaran.
Untuk SNPMB 2026, masa sanggah dijadwalkan selesai pada 15 Januari 2026. Dengan demikian, publikasi daya tampung diperkirakan akan dilakukan setelah pertengahan Januari.
Menariknya, beberapa PTN besar seperti Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), serta sejumlah kampus ternama lainnya sudah lebih dahulu merilis informasi daya tampung melalui laman resmi masing-masing.
Oleh karena itu, calon mahasiswa disarankan rutin memantau situs resmi kampus tujuan agar tidak melewatkan informasi penting. Setelah data daya tampung resmi dirilis secara nasional, siswa dapat mengeceknya melalui portal SNPMB.
Untuk jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), peserta dapat mengakses laman snpmb.id, memilih menu SNBP, lalu membuka fitur daya tampung.
Di sana tersedia data lengkap seperti daya tampung tahun sebelumnya, jumlah peminat, jenjang pendidikan, hingga ketentuan portofolio jika dibutuhkan.
Sementara untuk jalur UTBK SNBT, cara pengecekan hampir sama. Calon mahasiswa cukup memilih menu UTBK SNBT di portal SNPMB untuk melihat daya tampung setiap program studi.
Baca Juga: PPPK Paruh Waktu di Persimpangan Karier! Arah Baru ASN Berbasis Kinerja dan Manajemen Talenta
Dengan memahami data daya tampung dan tingkat persaingan sejak awal, calon mahasiswa diharapkan mampu menyusun strategi pemilihan jurusan secara lebih realistis, terukur, dan berpeluang besar lolos SNPMB 2026.***