Keboncinta.com-- Menanam cabai terlihat sederhana, tetapi banyak orang gagal karena biji tidak tumbuh atau tanaman cepat layu. Padahal, ada beberapa cara menanam biji cabai yang jarang diketahui, namun sangat berpengaruh pada keberhasilan pertumbuhan sejak awal.
Pilih Biji dari Cabai yang Benar-Benar Matang
Tidak semua cabai cocok dijadikan bibit. Pilih cabai yang:
• Berwarna merah tua merata
• Tidak busuk atau cacat
• Berasal dari tanaman sehat
Cabai yang belum matang sempurna menghasilkan biji yang lemah dan sulit berkecambah.
Rendam Biji dengan Air Hangat
Salah satu langkah yang sering dilewatkan adalah perendaman biji. Rendam biji cabai dalam air hangat selama 3–6 jam. Biji yang tenggelam biasanya memiliki kualitas lebih baik, sedangkan biji yang mengapung sebaiknya dibuang.
Cara ini membantu mempercepat proses perkecambahan.
Fermentasi Singkat untuk Bibit Lebih Kuat
Tips yang jarang diketahui adalah fermentasi biji. Biji cabai bisa difermentasi singkat dengan cara menyimpannya bersama lendir alami cabai selama 1–2 hari sebelum dicuci bersih. Proses ini membantu memecah lapisan pelindung biji sehingga lebih mudah tumbuh.
Media Tanam Jangan Terlalu Padat
Biji cabai membutuhkan media yang gembur agar akar mudah berkembang. Gunakan campuran:
• Tanah halus
• Kompos matang
• Sekam bakar
Hindari tanah liat padat karena dapat menghambat pertumbuhan akar muda.
Kedalaman Tanam Menentukan Keberhasilan
Banyak orang menanam biji terlalu dalam. Padahal, biji cabai cukup ditanam sedalam 0,5–1 cm. Menanam terlalu dalam membuat biji sulit menembus permukaan tanah.
Siram dengan Cara yang Lembut
Pada fase awal, penyiraman sebaiknya menggunakan semprotan halus. Siraman yang terlalu deras dapat menggeser biji dan merusak kecambah yang baru tumbuh.
Cahaya Matahari Bertahap
Bibit cabai tidak langsung membutuhkan sinar matahari penuh. Pada 7–10 hari pertama, letakkan di tempat terang namun tidak terkena sinar matahari langsung. Setelah daun sejati muncul, tanaman bisa mulai dikenalkan dengan sinar matahari secara bertahap.
Pindahkan Saat Akar Sudah Kuat
Bibit cabai siap dipindahkan ke pot atau lahan ketika memiliki 4–5 helai daun dan batang tampak kokoh. Pemindahan terlalu cepat membuat tanaman rentan stres.
Menanam biji cabai tidak cukup hanya menabur dan menyiram. Pemilihan biji matang, perendaman, fermentasi singkat, serta pengaturan media tanam dan cahaya adalah langkah penting yang sering diabaikan. Dengan cara yang tepat, bibit cabai dapat tumbuh lebih cepat, kuat, dan produktif.