Pendidikan
Hilmi An Naufal

Kemdiktisaintek: Indonesia Punya Peluang Besar di Ekosistem AI, Talenta dan Data Jadi Kunci

Kemdiktisaintek: Indonesia Punya Peluang Besar di Ekosistem AI, Talenta dan Data Jadi Kunci

19 September 2026 | 13:24

KEBONCINTA.COM – Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menilai Indonesia mempunyai peluang besar mengambil peran dalam perkembangan kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (AI) dunia.

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Stella Christie mengatakan peluang tersebut dapat dikembangkan melalui penguatan data, infrastruktur, kebijakan serta penyiapan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi sesuai perkembangan teknologi.

Menurut Kemdiktisaintek, teknologi AI ditopang oleh tiga komponen utama, yakni computing power, data dan algoritma.

Indonesia dinilai memiliki kekuatan yang dapat dikembangkan, salah satunya dari sisi data. Dengan jumlah penduduk yang besar, Indonesia mempunyai sumber data yang luas untuk mendukung pengembangan berbagai teknologi dan layanan berbasis kecerdasan artifisial.

Namun potensi tersebut harus diiringi kemampuan menjaga dan mengelola data secara aman.

Perguruan tinggi memiliki peran penting dalam menyiapkan sumber daya manusia yang tidak hanya mampu menggunakan AI, tetapi juga memahami perlindungan data, pengembangan teknologi, infrastruktur hingga kebijakan terkait kecerdasan artifisial.

Selain data, pembangunan pusat data atau data center juga menjadi salah satu peluang yang dapat dikembangkan Indonesia.

Perkembangan AI membutuhkan kemampuan komputasi yang semakin besar sehingga kebutuhan infrastruktur pusat data diperkirakan terus meningkat.

Indonesia dinilai memiliki modal tambahan berupa potensi energi terbarukan yang dapat dimanfaatkan dalam pembangunan infrastruktur digital.

Karena itu, pengembangan AI tidak hanya membutuhkan lulusan dari bidang teknologi informasi.

Tenaga ahli di bidang energi, kebijakan publik, keamanan data, riset, infrastruktur serta berbagai disiplin ilmu lainnya juga akan semakin dibutuhkan.

Kemdiktisaintek menekankan bahwa Indonesia tidak harus mengembangkan seluruh aspek AI secara bersamaan. Strategi dapat difokuskan pada bidang-bidang yang menjadi kekuatan Indonesia dan memiliki peluang memberikan dampak besar.

Penguatan pendidikan tinggi, riset serta pengembangan talenta menjadi bagian penting agar generasi muda Indonesia tidak hanya menjadi pengguna teknologi AI.

Mahasiswa dan peneliti diharapkan dapat terlibat dalam pengembangan teknologi sekaligus menghasilkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan industri.

Perubahan tersebut sekaligus menjadi sinyal bahwa kompetensi terkait AI, pengelolaan data serta teknologi digital akan semakin penting bagi mahasiswa yang sedang mempersiapkan diri memasuki dunia kerja.

Tags:
pendidikan

Komentar Pengguna