Pendidikan
Rahman Abdullah

Krisis Akses Pendidikan: Jutaan Anak Indonesia Belum Sekolah, Jawa Barat Tertinggi

Krisis Akses Pendidikan: Jutaan Anak Indonesia Belum Sekolah, Jawa Barat Tertinggi

28 April 2026 | 11:45

Keboncinta.com-- Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia mengungkapkan bahwa jumlah anak tidak sekolah (ATS) di Indonesia masih berada pada angka yang memprihatinkan.

Berdasarkan data terbaru, jumlahnya mencapai sekitar 3,9 juta anak, dengan Jawa Barat tercatat sebagai wilayah dengan angka tertinggi secara nasional.

Temuan ini mencerminkan masih adanya kesenjangan dalam akses pendidikan di berbagai daerah, terutama di wilayah dengan jumlah penduduk usia sekolah yang besar.

Jawa Barat disebut menjadi penyumbang terbesar salah satunya karena faktor demografis, yakni tingginya populasi anak usia sekolah di provinsi tersebut.

Baca Juga: Nasib PPPK Paruh Waktu di Persimpangan Kebijakan Ketika Aturan Pusat Bertemu Kepentingan Daerah dan Menentukan Arah Masa Depan

Kemendikdasmen menjelaskan bahwa fenomena anak tidak sekolah disebabkan oleh beragam faktor. Di antaranya adalah siswa yang putus sekolah di tengah jalan, tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya, hingga anak-anak yang belum pernah mengakses pendidikan formal sama sekali.

Selain itu, kondisi ekonomi keluarga menjadi salah satu faktor dominan. Banyak anak yang terpaksa berhenti sekolah untuk membantu orang tua memenuhi kebutuhan hidup.

Kendala lain seperti keterbatasan akses, jarak ke sekolah, serta minimnya fasilitas pendidikan di beberapa wilayah juga turut memperparah situasi.

Persoalan ini menjadi perhatian serius karena berdampak langsung pada kualitas sumber daya manusia di masa depan.

Tanpa akses pendidikan yang memadai, peluang anak untuk berkembang dan bersaing di dunia kerja akan semakin terbatas.

Baca Juga: Rekrutmen Guru Honorere Dilarang! Aturan Baru 2026 Bikin Sekolah Negeri Dianjurkan Lakukan Hal Ini

Sebagai langkah penanganan, pemerintah telah menyiapkan sejumlah strategi untuk menekan angka ATS. Upaya tersebut meliputi perluasan akses melalui pembelajaran jarak jauh, penyelenggaraan sekolah terbuka, serta penguatan pendidikan non-formal seperti Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).

Pendekatan berbasis wilayah juga terus diperkuat agar solusi yang diberikan dapat menyesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing daerah.

Dalam hal ini, Jawa Barat menjadi salah satu fokus utama intervensi pemerintah mengingat tingginya angka anak tidak sekolah yang tercatat.

Data ini sekaligus menjadi pengingat bahwa pemerataan pendidikan masih menjadi tantangan besar di Indonesia.

Baca Juga: Kebijakan Baru Gaji ke 13 Pensiunan 2026 Hanya Empat Kelompok Ini yang Akan Menerima Dana Tambahan

Diperlukan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk memastikan setiap anak memiliki kesempatan yang sama dalam memperoleh pendidikan yang layak.***

Tags:
pendidikan sekolah Anak Sekolah

Komentar Pengguna