Notifikasi atau Konsentrasi: Mana yang Kamu Pilih?

Notifikasi atau Konsentrasi: Mana yang Kamu Pilih?

15 Februari 2026 | 19:50

Keboncinta.com-- Saat sedang belajar dengan fokus, tiba-tiba notifikasi ponsel berbunyi dan memecah konsentrasi. Di era digital seperti sekarang, pelajar hampir tidak pernah jauh dari ponsel. Kemudahan akses informasi memang sangat membantu, tetapi notifikasi yang terus muncul juga bisa menjadi gangguan. Lalu, mana yang lebih penting: merespons pesan dengan cepat atau menjaga fokus belajar?

Fenomena Notifikasi di Era Digital

Peran media sosial seperti Instagram, TikTok, serta aplikasi pesan instan seperti WhatsApp dalam kehidupan pelajar kerap menjadi godaan saat sedang belajar. Munculnya notifikasi sering kali membuat tangan refleks membuka pesan tersebut. Tanpa disadari, hal ini dapat mengganggu proses belajar.

Rasa penasaran yang besar dan ketakutan tertinggal informasi (fear of missing out) membuat pelajar sulit mengabaikan bunyi notifikasi. Akibatnya, fokus yang sudah terbangun menjadi buyar.

Dampak Notifikasi terhadap Konsentrasi

Notifikasi yang terus muncul dapat menimbulkan beberapa dampak, di antaranya:

  1. Fokus terpecah dan sulit kembali pada materi belajar.
  2. Waktu belajar menjadi lebih lama dari yang seharusnya.
  3. Penurunan kualitas pemahaman terhadap materi.
  4. Terganggunya manajemen waktu dan produktivitas.

Oleh karena itu, saat belajar sebaiknya siswa mematikan data internet atau mengaktifkan mode senyap agar terhindar dari gangguan notifikasi yang tidak mendesak.

Sisi Positif Notifikasi

Meski sering dianggap mengganggu, notifikasi tidak selalu berdampak negatif. Ada pula sisi positif yang dapat dimanfaatkan oleh pelajar, seperti:

  1. Mempermudah komunikasi terkait tugas dan informasi sekolah.
  2. Membantu mengingat jadwal atau tenggat waktu (deadline).
  3. Menjadi sarana belajar melalui konten edukatif.

Dengan demikian, yang perlu dilakukan bukanlah menghindari teknologi sepenuhnya, melainkan menggunakannya secara bijak dan terkontrol.

Cara Menyeimbangkan Notifikasi dan Konsentrasi

Agar notifikasi tidak mengganggu proses belajar, beberapa langkah berikut dapat diterapkan:

  1. Mengaktifkan mode senyap atau fitur fokus.
  2. Menentukan waktu khusus untuk membuka media sosial.
  3. Menaruh ponsel di tempat yang tidak mudah dijangkau saat belajar.
  4. Menerapkan teknik belajar seperti metode pomodoro (25 menit fokus, 5 menit istirahat).

Langkah-langkah tersebut dapat membantu menjaga konsentrasi sekaligus tetap terhubung dengan informasi yang penting.

Mengontrol diri saat notifikasi muncul merupakan hal yang sangat penting. Kita perlu memahami mana yang benar-benar penting dan mana yang bisa ditunda. Jangan sampai notifikasi mengendalikan waktu dan perhatian kita.

Pada akhirnya, pilihan ada di tangan kita. Apakah kita yang mengendalikan notifikasi, atau justru notifikasi yang mengendalikan kita? Mari bijak menggunakan teknologi dan tetap menjaga konsentrasi saat belajar.

Tags:
Bijak Bermain Media Sosial Literasi Digital Gaya Hidup Manajemen Waktu Konsentrasi Belajar Produktif tanpa Distraksi

Komentar Pengguna