Keboncinta.com-- Pendaftaran Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 akan segera berakhir pada 18 Februari 2026.
Menjelang batas akhir tersebut, siswa dari berbagai daerah di Indonesia berlomba-lomba memaksimalkan peluang lolos seleksi dengan memastikan seluruh dokumen prestasi telah disiapkan secara matang.
Salah satu faktor penting yang menjadi perhatian utama adalah sertifikat prestasi yang diakui dalam sistem penilaian SNBP.
SNBP merupakan jalur seleksi masuk perguruan tinggi negeri yang menitikberatkan pada rekam jejak prestasi siswa selama menempuh pendidikan menengah.
Jalur ini terbuka bagi lulusan SMA, MA, SMK, maupun Paket C, dengan penilaian yang mencakup capaian akademik serta prestasi non-akademik yang dibuktikan melalui sertifikat resmi.
Baca Juga: Pilihan Makanan Terbaik untuk Sahur saat Ramadan agar Puasa Tetap Kuat dan Sehat
Karena persaingan yang ketat, pemahaman mengenai jenis sertifikat yang dapat diunggah menjadi kunci agar peluang diterima semakin besar.
Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi telah menetapkan kriteria sertifikat yang dapat digunakan sebagai dokumen pendukung SNBP.
Sertifikat tersebut umumnya berasal dari ajang kompetisi, perlombaan, atau kegiatan prestasi yang diakui secara resmi, baik di tingkat provinsi, nasional, hingga internasional.
Dokumen ini menjadi bukti konkret atas kemampuan dan dedikasi siswa dalam bidang tertentu selama masa sekolah.
Keberadaan sertifikat prestasi memberikan nilai tambah dalam proses seleksi, terutama ketika banyak peserta memiliki nilai akademik yang relatif setara.
Sertifikat tidak hanya menunjukkan pencapaian, tetapi juga mencerminkan keaktifan siswa dalam mengembangkan potensi diri di luar kegiatan belajar formal.
Baca Juga: Ratusan Ribu Guru Madrasah Masih Honorer, Pemerintah Dorong Sertifikasi dan PPPK 2026
Oleh karena itu, sekolah dan siswa kini semakin teliti dalam mengumpulkan serta memverifikasi dokumen prestasi agar sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Dengan waktu pendaftaran yang semakin terbatas, calon peserta SNBP 2026 perlu memastikan seluruh sertifikat telah diunggah dengan benar dan memenuhi persyaratan administratif.
Kesalahan kecil dalam pengunggahan dokumen berpotensi mengurangi nilai penilaian atau bahkan menggugurkan peluang seleksi. Ketelitian dan kesiapan menjadi faktor penting dalam tahap akhir pendaftaran ini.
SNBP 2026 menjadi momentum bagi siswa berprestasi untuk menunjukkan kompetensi akademik dan non-akademik secara menyeluruh.
Baca Juga: Menelusuri Tradisi Ramadan di Berbagai Negara, Dari Pawai Obor hingga Lentera Fanous
Melalui pemanfaatan sertifikat prestasi yang tepat, peserta dapat memperkuat profil mereka dan melangkah lebih dekat menuju perguruan tinggi negeri impian melalui jalur prestasi.***