Perbedaan Purging dan Breakout: Jangan Sampai Salah Menilai Kondisi Kulit

Perbedaan Purging dan Breakout: Jangan Sampai Salah Menilai Kondisi Kulit

17 Januari 2026 | 19:29

Keboncinta.com-- Munculnya jerawat setelah mencoba produk skincare baru sering membuat panik. Banyak orang langsung berhenti memakai produk karena mengira kulit “tidak cocok”. Padahal, tidak semua jerawat baru menandakan breakout. Bisa jadi itu adalah purging, reaksi kulit yang justru menandakan produk sedang bekerja. Memahami perbedaannya penting agar tidak salah langkah dalam merawat kulit.
Apa Itu Purging?
Purging adalah kondisi ketika jerawat muncul akibat percepatan regenerasi sel kulit. Biasanya terjadi setelah menggunakan produk yang mengandung bahan aktif seperti retinol, AHA, BHA, atau exfoliating acid. Bahan-bahan ini mempercepat pergantian sel kulit sehingga kotoran, minyak, dan mikrokomedo yang sudah ada di bawah kulit terdorong ke permukaan lebih cepat.
Ciri khas purging adalah jerawat muncul di area wajah yang memang sebelumnya sering berjerawat. Bentuknya pun cenderung kecil, seperti whitehead atau jerawat kecil yang cepat matang dan sembuh. Purging umumnya bersifat sementara dan berlangsung sekitar 2–6 minggu.
Apa Itu Breakout?
Breakout adalah reaksi negatif kulit terhadap suatu produk. Kondisi ini terjadi ketika produk tidak cocok, terlalu berat, menyumbat pori-pori, atau menyebabkan iritasi. Jerawat breakout bisa muncul di area wajah yang sebelumnya jarang bermasalah dan sering disertai tanda lain seperti gatal, kemerahan, atau rasa perih.
Tidak seperti purging, jerawat akibat breakout cenderung lebih besar, meradang, dan muncul terus-menerus selama produk masih digunakan. Jika tidak dihentikan, kondisi ini bisa memperparah peradangan dan meninggalkan bekas jerawat.
Perbedaan Utama Purging dan Breakout
Perbedaan paling jelas terlihat dari lokasi dan waktu kemunculan jerawat. Purging muncul di area langganan jerawat dan terjadi dalam waktu singkat setelah pemakaian produk aktif. Breakout bisa muncul di area baru dan berlangsung lebih lama.
Dari segi jenis jerawat, purging biasanya berupa jerawat kecil yang cepat kering, sedangkan breakout sering berupa jerawat merah, nyeri, dan bertahan lama.
Reaksi kulit juga berbeda. Purging jarang disertai rasa gatal atau perih berlebihan. Sebaliknya, breakout sering membuat kulit terasa tidak nyaman dan semakin sensitif.
Bagaimana Cara Menyikapinya?
Jika jerawat muncul setelah memakai produk dengan bahan aktif dan masih dalam rentang waktu wajar, sebaiknya tetap lanjutkan pemakaian dengan frekuensi lebih rendah sambil memperhatikan kondisi kulit. Pastikan skin barrier tetap terjaga dengan pelembap dan sunscreen.
Namun, jika jerawat semakin parah, muncul di area yang tidak biasa, atau disertai iritasi, sebaiknya hentikan produk tersebut. Kulit yang mengalami breakout membutuhkan waktu untuk menenangkan diri sebelum mencoba produk baru.
Kesalahan Umum yang Sering Terjadi
Banyak orang terlalu cepat menyimpulkan bahwa semua jerawat adalah purging, padahal itu breakout. Kesalahan ini membuat kulit terus terpapar produk yang sebenarnya tidak cocok. Di sisi lain, ada juga yang menghentikan produk terlalu cepat padahal kulit masih dalam fase adaptasi normal.

Purging dan breakout memang tampak mirip, tetapi penyebab dan penanganannya berbeda.

Tags:
bahaya kipas angin bagi kesehatan Penyebab purging Gen z dan masalah purging pada wajah

Komentar Pengguna