Sejarah
Admin

Sejarah Ketangguhan Pasukan Mamluk: Tembok Kokoh yang Menghadang Gempuran Mongol

Sejarah Ketangguhan Pasukan Mamluk: Tembok Kokoh yang Menghadang Gempuran Mongol

24 November 2025 | 19:06

Keboncinta.com-- Tentara Mamluk dikenal sebagai salah satu kekuatan militer paling disiplin dan efektif pada abad pertengahan. Ketangguhan mereka tampak jelas ketika dunia Islam berada di ambang kehancuran akibat ekspansi Mongol.

Di saat banyak kota besar runtuh oleh kekuatan pasukan berkuda Mongol, Mamluk berdiri sebagai tembok kokoh yang menolak tunduk.

Pada tahun 1260 M, pasukan Mongol terus memperluas wilayah kekuasaan mereka dengan kecepatan yang hampir tak terbayangkan. Baghdad telah jatuh, dan banyak wilayah Islam lainnya menyusul.

Dalam suasana penuh ketakutan ini, Mamluk dari Mesir muncul sebagai kekuatan yang berani mengambil risiko menghentikan arus penaklukan tersebut.

Baca Juga: Kemenag Peringatkan Bahaya Nikah Siri di Media Sosial: Berisiko Rusak Hak Perempuan dan Anak

Mamluk dilatih sejak usia muda dengan pelatihan keras yang membentuk mereka menjadi prajurit profesional. Mereka mahir berkuda, memanah sambil bergerak, bertempur jarak dekat, dan memahami taktik pertempuran yang rumit.

Kedisiplinan dan loyalitas menjadi fondasi utama, menjadikan mereka pasukan yang sangat solid di medan perang.

Latihan yang berfokus pada ketahanan fisik dan kecepatan membuat Mamluk unggul dalam manuver tempur. Mereka terbiasa menghadapi kondisi berat—padang pasir, lembah sempit, hingga pertempuran intens yang membutuhkan ketenangan dan kecerdasan taktis.

Pertempuran Ain Jalut menjadi momen yang menentukan. Di lembah Palestina yang sempit dan dikelilingi bukit-bukit, Mamluk memanfaatkan topografi secara cermat.

Baca Juga: Kisah Benito Mussolini: Ambisi Politik, Propaganda, dan Akhir Tragis Sang Pemimpin Fasis Italia

Mereka menciptakan jebakan strategis yang memancing Mongol masuk ke wilayah yang terkendali.

Dengan taktik serangan kilat dan koordinasi antarpasukan yang rapi, Mamluk melancarkan serangan balasan setelah Mongol terpancing jauh ke dalam lembah.

Kavaleri berat Mamluk menerjang dengan kekuatan penuh, membuat pasukan Mongol dalam kekacauan.

Dentuman perisai, derap kuda, dan serangan mematikan dari kedua sisi memenuhi medan pertempuran. Untuk pertama kalinya, Mongol yang selama ini dianggap tak terkalahkan menghadapi lawan yang membaca strategi mereka dengan tepat.

Baca Juga: Sejarah Berdirinya Kesultanan Demak: Kerajaan Islam Pertama di Jawa yang Mengubah Arah Sejarah Kerajaan Nusantara

Kemenangan Mamluk di Ain Jalut bukan sekadar keberhasilan militer. Ini adalah kemenangan peradaban. Dengan menghentikan laju Mongol, Mamluk menyelamatkan Mesir dan wilayah Islam lainnya dari kehancuran.

Kemenangan ini menegaskan bahwa kekuatan bukan hanya soal jumlah, tetapi juga strategi, disiplin, dan keteguhan hati. Sejak saat itu, Mamluk dikenang sebagai pasukan yang mampu menghadang badai penaklukan terbesar pada masanya.***

Tags:
Sejarah Khazanah Islam Sejarah Islam

Komentar Pengguna