KEBONCINTA.COM – Program pengembangan kompetensi guru yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memasuki tahapan penting pada Jumat, 11 September 2026.
Peserta Program Pelatihan Teknis Literasi Disiplin atau Disciplinary Literacy untuk guru pendidikan menengah dan pendidikan khusus dijadwalkan mengikuti seleksi wawancara secara daring.
Program tersebut menyasar 30 guru mata pelajaran pada jenjang SMA, SMK, dan Sekolah Luar Biasa atau SLB.
Peserta dapat berasal dari berbagai bidang, seperti Matematika, Sejarah, Sains, Bahasa, maupun pendidikan khusus sesuai ketentuan program.
Pelatihan dirancang untuk meningkatkan kemampuan guru dalam mengembangkan literasi yang sesuai dengan karakteristik masing-masing disiplin ilmu.
Literasi dalam konteks tersebut tidak hanya berkaitan dengan kemampuan membaca dan menulis secara umum.
Guru akan dibekali kemampuan untuk membantu siswa memahami teks yang khas dalam suatu mata pelajaran, menganalisis bukti, mengenali kosakata dan struktur teks bidang ilmu, hingga membangun kemampuan berargumentasi.
Peserta juga akan mempelajari bagaimana menyusun rubrik serta asesmen literasi dan mengintegrasikan praktik literasi dalam proses pembelajaran.
Program ini sekaligus diarahkan untuk mendukung Gerakan Literasi Sekolah serta membantu kesiapan siswa dalam menghadapi asesmen akademik.
Berdasarkan jadwal resmi Kemendikdasmen, pendaftaran program sebelumnya berlangsung pada 17 hingga 24 Agustus 2026.
Setelah melewati seleksi pendaftaran dan administrasi, peserta yang memenuhi persyaratan memasuki tahap wawancara pada 11 September 2026.
Setelah tahapan seleksi selesai, rangkaian pelatihan dijadwalkan berlangsung secara bertahap.
Pelatihan bidang literasi secara daring antara lain dijadwalkan pada 14, 16, 21, dan 23 September. Tahapan berikutnya berlanjut pada 5 dan 7 Oktober 2026.
Menariknya, pelatihan tersebut melibatkan narasumber dari perguruan tinggi luar negeri yang dapat memberikan materi secara daring maupun luring sesuai kebutuhan program.
Program Pelatihan Teknis GTK merupakan pelatihan jangka pendek non-gelar yang diselenggarakan Kemendikdasmen bersama pihak terkait dan perguruan tinggi penyelenggara.
Melalui program tersebut, guru diharapkan tidak sekadar memperoleh pengetahuan baru, tetapi mampu membawa hasil pelatihan ke ruang kelas sehingga kemampuan literasi siswa dapat berkembang sesuai bidang ilmu yang mereka pelajari.