Berita
SUWANDI

Tingkatkan Literasi Keuangan dan Wadah Kreativitas Siswa, SMPN 2 Suranenggala Buka Bank Mini di Sekolah

Tingkatkan Literasi Keuangan dan Wadah Kreativitas Siswa, SMPN 2 Suranenggala Buka Bank Mini di Sekolah

02 Agustus 2026 | 12:13

CIREBON — SMPN 2 Suranenggala menggelar rangkaian kegiatan strategis yang berfokus pada peningkatan sarana keagamaan, pengembangan bakat seni, serta edukasi finansial bagi para peserta didik. 

Dalam acara tersebut, pihak sekolah meresmikan tiga program utama secara bersamaan: penerimaan bantuan penunjang ibadah, peluncuran wadah ekspresi seni, hingga peresmian layanan perbankan khusus siswa.

Kepala SMPN 2 Suranenggala, Hj. Tri Gayati, S.Pd., M.M., menjelaskan bahwa agenda pertama diisi dengan seremoni penyerahan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) dari Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). 

Bantuan tersebut diserahkan untuk melengkapi sarana ibadah di lingkungan sekolah. Adapun bantuan yang diterima meliputi karpet sejadah, seperangkat sistem pengeras suara (sound system) lengkap dengan mikrofon, kipas angin, serta keset khusus untuk area tempat wudu.

Selain penguatan sarana ibadah, sekolah juga resmi meluncurkan "Panggung Budaya Senanda Berkilau". Fasilitas baru ini dihadirkan khusus sebagai ruang apresiasi seni dan kreativitas bagi para siswa SMPN 2 Suranenggala agar dapat terus mengembangkan bakat serta melestarikan budaya lokal.

Tak kalah penting, pada hari yang sama SMPN 2 Suranenggala juga meresmikan program Bank Mini yang dinamakan Bank BCJ Senanda. Program ini berkolaborasi dengan PT BPR Cirebon Jabar (BCJ) Cabang Kapetakan melalui gerakan "Kjar" (Satu Rekening Satu Pelajar) dan produk simpanan bernama "Simpel" (Simpanan Pelajar).

Hj. Tri Gayati menyampaikan bahwa pembentukan Bank Mini ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan sejak dini, sekaligus membentuk karakter siswa yang jujur, disiplin, berbudaya menabung, dan bertanggung jawab terhadap pengelolaan uang pribadi.

Untuk mempermudah akses, proses pembukaan rekening dilakukan melalui pengumpulan syarat administrasi seperti Kartu Keluarga (KK) dan Akta Kelahiran yang dikoordinasikan oleh wali kelas. Pada acara peresmian, penyerahan buku rekening dilakukan secara simbolis kepada tiga perwakilan siswa, sebelum nantinya dibagikan ke seluruh peserta didik.

"Anak-anak bisa mulai menabung mulai hari Senin secara langsung di lingkungan sekolah tanpa harus pergi ke kantor cabang bank, karena kami menyediakan kantor kas khusus di SMPN 2 Suranenggala," ujar Tri Gayati.

Ia menambahkan bahwa tidak ada batasan minimal yang memberatkan untuk menabung. Siswa dapat menyisihkan uang jajan mereka mulai dari Rp1.000, serta memiliki fleksibilitas untuk melakukan penarikan tunai sewaktu-waktu guna memenuhi kebutuhan sekolah, seperti membeli perlengkapan atau seragam belajar. (swd)

 

 

Tags:
kepala sekolah sekolah Bank Syariah Siswa SMP

Komentar Pengguna