JAKARTA — Kesempatan beasiswa sekaligus pengembangan kepemimpinan kembali dibuka bagi mahasiswa aktif di sejumlah perguruan tinggi Indonesia.
Program Beasiswa Aktivis Nusantara atau BAKTI NUSA Angkatan 16 membuka pendaftaran hingga 18 Oktober 2026.
Program yang berada di bawah GREAT Edunesia Dompet Dhuafa tersebut ditujukan khusus bagi mahasiswa aktivis yang memiliki kepedulian terhadap persoalan sosial dan ingin mengembangkan kemampuan kepemimpinan.
Berbeda dengan beasiswa yang hanya berfokus pada bantuan biaya pendidikan, BAKTI NUSA dirancang sebagai program pengembangan kepemimpinan berkelanjutan.
Mahasiswa yang terpilih akan mendapatkan dukungan dana aktivitas sebesar Rp500 ribu setiap bulan.
Selain bantuan bulanan, penerima juga memperoleh dukungan dana untuk mengembangkan Leadership Project.
Leadership Project merupakan gagasan atau kegiatan pemberdayaan yang dirancang mahasiswa untuk memberikan manfaat secara nyata kepada masyarakat.
Peserta akan mendapatkan pendampingan agar proyek tersebut dapat dikembangkan secara lebih terstruktur dan memiliki dampak yang lebih luas.
Tidak hanya itu, penerima BAKTI NUSA juga memperoleh program Activist Career Development serta Career Mentoring bersama mentor yang berasal dari berbagai bidang.
Program tersebut diarahkan untuk membantu mahasiswa mempersiapkan perjalanan karier setelah menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi.
Penerima juga berkesempatan mengikuti pelatihan kepemimpinan tingkat nasional, membangun jejaring lintas daerah hingga mendapatkan peluang pengalaman global.
Pendampingan kepemimpinan berlangsung selama satu tahun penuh.
Mahasiswa nantinya juga mendapatkan laporan perkembangan dan sertifikat kepemimpinan.
Untuk dapat mengikuti program ini, calon peserta harus merupakan mahasiswa muslim aktif jenjang D4 atau S1 semester tujuh atau angkatan 2023.
Peserta harus memiliki IPK minimal 3,00 dan tidak sedang menerima beasiswa kepemimpinan sejenis.
Mahasiswa juga harus aktif menjadi pengurus organisasi kampus, komunitas maupun organisasi kemasyarakatan.
Salah satu persyaratan penting lainnya adalah memiliki gagasan proyek kepemimpinan yang bermanfaat bagi masyarakat atau sudah menjalankan proyek tersebut sebelumnya.
Calon peserta juga diminta mendapatkan rekomendasi dari tokoh akademisi maupun nonakademisi.
BAKTI NUSA 16 tahun ini menjangkau mahasiswa dari 15 perguruan tinggi.
Kampus tersebut adalah Universitas Sumatera Utara, Universitas Andalas, Universitas Sriwijaya, Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Universitas Padjadjaran dan IPB University.
Selain itu terdapat Universitas Gadjah Mada, Universitas Diponegoro, Universitas Sebelas Maret, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Universitas Airlangga, Universitas Brawijaya, Universitas Udayana dan Universitas Hasanuddin.
Seleksi dimulai dari tahap pendaftaran hingga 18 Oktober 2026.
Pengumuman seleksi administrasi dijadwalkan pada 21 Oktober.
Peserta yang lolos akan mengikuti seleksi wawancara pada 24 Oktober hingga 1 November, kemudian hasil wawancara diumumkan pada 5 November.
Tahapan berikutnya mencakup Leaders Campaign dan visitasi Leadership Project.
Pengumuman akhir penerima BAKTI NUSA 16 dijadwalkan pada 8 Desember 2026.
Bagi mahasiswa semester tujuh yang aktif berorganisasi dan memiliki gagasan pemberdayaan masyarakat, program ini menjadi kesempatan untuk mendapatkan bantuan sekaligus memperluas jejaring dan meningkatkan kapasitas kepemimpinan.
Calon peserta disarankan mempersiapkan dokumen lebih awal dan tidak menunggu hingga hari terakhir pendaftaran.