Bikin Yogurt Sendiri di Rumah? Ternyata Semudah Ini dan Lebih Sehat!

Bikin Yogurt Sendiri di Rumah? Ternyata Semudah Ini dan Lebih Sehat!

26 Februari 2026 | 19:14

Keboncinta.com-- Selama ini banyak orang mengira membuat yogurt itu ribet, butuh alat canggih, atau hanya bisa diproduksi di pabrik besar. Padahal kenyataannya, yogurt termasuk salah satu olahan fermentasi paling sederhana yang bisa dibuat di dapur sendiri. Bahannya tidak aneh-aneh, prosesnya pun tidak serumit yang dibayangkan. Justru, membuat yogurt sendiri memberi kepuasan tersendiri, karena kita tahu persis apa yang masuk ke dalamnya.

Yogurt pada dasarnya adalah susu yang difermentasi oleh bakteri baik, terutama dari kelompok Lactobacillus dan Bifidobacterium. Bakteri inilah yang mengubah laktosa (gula alami dalam susu) menjadi asam laktat, sehingga teksturnya mengental dan rasanya menjadi asam segar. Proses ini bukan hanya mengubah rasa, tetapi juga menambah manfaat bagi pencernaan.

Untuk membuat yogurt rumahan, yang kamu butuhkan sebenarnya hanya dua bahan utama: susu dan “bibit” yogurt. Bibit ini bisa berupa yogurt plain yang masih mengandung kultur aktif. Pilih yogurt tanpa tambahan gula atau perasa agar hasil fermentasinya maksimal.

Prosesnya dimulai dengan memanaskan susu hingga hampir mendidih, sekitar 80–90 derajat Celsius. Tujuannya bukan sekadar memanaskan, tetapi membantu membunuh bakteri liar yang bisa mengganggu proses fermentasi. Setelah itu, susu didinginkan hingga hangat kuku—sekitar suhu 40–45 derajat Celsius. Suhu ini penting, karena bakteri baik bekerja optimal di kondisi hangat, bukan panas.

Ketika suhu sudah tepat, campurkan beberapa sendok yogurt plain ke dalam susu hangat, lalu aduk perlahan hingga rata. Setelah itu, simpan campuran ini dalam wadah tertutup dan biarkan selama 6–12 jam di tempat yang hangat. Tidak perlu oven khusus. Kamu bisa membungkus wadah dengan kain bersih atau menyimpannya di dalam termos agar suhunya stabil.

Di sinilah proses ajaib itu terjadi. Selama didiamkan, bakteri bekerja perlahan, mengubah susu menjadi yogurt kental. Semakin lama didiamkan, biasanya rasa asamnya akan semakin kuat. Setelah teksturnya sesuai selera, simpan di kulkas untuk menghentikan proses fermentasi.

Menariknya, dari satu kali pembuatan, kamu bisa menyisihkan sedikit yogurt sebagai bibit untuk batch berikutnya. Jadi, tidak perlu terus membeli yogurt starter baru. Praktis dan hemat.

Membuat yogurt sendiri juga memberi kebebasan untuk berkreasi. Setelah jadi, kamu bisa menambahkan madu, potongan buah segar, granola, atau bahkan menjadikannya campuran smoothie.

Tags:
Minuman Favorit Kesehatan Tubuh Gen Milenial Wajib Tau! Penikmat yogurt

Komentar Pengguna