Keboncinta.com- Bulan Rajab merupakan salah satu bulan yang memiliki keistimewaan tersendiri dalam Islam. Rajab termasuk dalam empat bulan haram yang dimuliakan Allah SWT, selain Dzulqa’dah, Dzulhijjah, dan Muharram. Keistimewaan bulan ini tidak hanya disebutkan dalam Al-Qur’an dan hadis, tetapi juga tercatat melalui berbagai peristiwa penting dalam sejarah Islam.
Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an bahwa jumlah bulan dalam setahun ada dua belas, dan di antaranya terdapat empat bulan haram yang harus dijaga kehormatannya. Pada bulan-bulan ini, umat Islam dianjurkan untuk menjauhi perbuatan zalim dan memperbanyak amal kebaikan.
Salah satu peristiwa paling agung yang terjadi di bulan Rajab adalah Isra Mikraj, yang diperingati setiap tanggal 27 Rajab.
Baca Juga: Rajab Bulan Mulia, Tapi Jangan Keliru: Klarifikasi Soal Puasa dan Ibadah Rajab
Peristiwa ini merupakan perjalanan luar biasa Nabi Muhammad SAW dalam satu malam, dari Masjidil Haram di Makkah menuju Masjidil Aqsa di Yerusalem (Isra), kemudian dilanjutkan naik ke langit hingga Sidratul Muntaha (Mikraj). Dalam peristiwa inilah Nabi Muhammad SAW menerima perintah salat lima waktu secara langsung dari Allah SWT.
Selain Isra Mikraj, bulan Rajab juga menjadi saksi berbagai peristiwa bersejarah lainnya. Di antaranya adalah Perang Tabuk yang terjadi pada 10 Rajab tahun 9 Hijriah, wafatnya Raja Najasyi dari Habasyah yang meninggal dalam keadaan memeluk Islam, serta wafatnya tokoh-tokoh besar Islam seperti Imam Syafi’i pada Rajab 204 Hijriah dan Khalifah Umar bin Abdul Aziz pada Rajab 101 Hijriah.
Tak hanya itu, pada 27 Rajab 583 Hijriah, Sultan Shalahuddin Al-Ayyubi berhasil membebaskan Baitul Maqdis dari tangan pasukan Salib.
Baca Juga: Curak: Tradisi Lama yang Tetap Hidup di Tengah Zaman
Keutamaan bulan Rajab juga dijelaskan dalam hadis Nabi Muhammad SAW. Dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim disebutkan bahwa Rajab adalah salah satu bulan haram yang dimuliakan Allah. Karena kemuliaannya, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah dan meningkatkan ketakwaan.
Salah satu amalan yang identik dengan bulan Rajab adalah semua amalan baik di bulan bulan selain Rajab juga baik dilakukan di bulan Rajab.
Para ulama menganjurkan puasa dilakukan beberapa hari saja, tidak sebulan penuh, sebagai bentuk penghormatan terhadap bulan Rajab. Selain puasa, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak zikir, istigfar, membaca Al-Qur’an, serta mempersiapkan diri secara spiritual menyambut bulan Ramadan.***