Pendidikan
Vini Dwi Jayati

Peribahasa Indonesia yang Masih Relevan dalam Kehidupan Sehari-hari

Peribahasa Indonesia yang Masih Relevan dalam Kehidupan Sehari-hari

30 Juni 2026 | 15:32

Keboncinta.com-- Peribahasa merupakan salah satu warisan budaya Indonesia yang diwariskan dari generasi ke generasi. Meskipun berasal dari zaman dahulu, makna yang terkandung di dalamnya masih sangat relevan dengan kehidupan saat ini. Peribahasa tidak hanya menjadi rangkaian kata yang indah, tetapi juga mengandung nasihat, nilai moral, dan pelajaran hidup yang dapat dijadikan pedoman dalam bersikap.

Berikut beberapa peribahasa Indonesia yang populer beserta makna dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.

1. Gajah Mati Meninggalkan Gading, Manusia Mati Meninggalkan Nama

Peribahasa ini mengajarkan bahwa setiap orang akan dikenang melalui perbuatan, karya, maupun jasa yang pernah diberikan selama hidupnya. Harta benda mungkin tidak akan dibawa ketika meninggal dunia, tetapi nama baik akan selalu dikenang oleh orang lain.

2. Sedia Payung Sebelum Hujan

Dalam kehidupan sehari-hari, peribahasa ini dapat diterapkan dengan menabung untuk kebutuhan mendesak, menjaga kesehatan sebelum sakit, atau mempersiapkan diri menghadapi ujian jauh-jauh hari. Kebiasaan mempersiapkan diri akan membuat kita lebih siap menghadapi berbagai situasi.

3. Malu Bertanya, Sesat di Jalan

Banyak orang enggan bertanya karena takut dianggap tidak tahu. Padahal, bertanya merupakan salah satu cara terbaik untuk memperoleh ilmu dan menghindari kesalahan.

4. Berat Sama Dipikul, Ringan Sama Dijinjing

Manusia adalah makhluk sosial yang membutuhkan bantuan orang lain. Peribahasa ini mengajarkan pentingnya kerja sama, saling membantu, dan berbagi tanggung jawab.

5. Sepandai-pandai Tupai Melompat, Akhirnya Jatuh Juga

Tidak ada manusia yang sempurna. Setiap orang, sehebat apa pun, pasti pernah melakukan kesalahan. Peribahasa ini mengajarkan agar kita tidak merasa paling mampu dan selalu berhati-hati dalam setiap tindakan.

Mengapa Peribahasa Masih Penting?

Di era digital, banyak orang lebih mengenal kutipan motivasi dari media sosial dibandingkan peribahasa. Padahal, peribahasa Indonesia mengandung nilai kehidupan yang tidak kalah bermakna. Nasihat yang disampaikan secara singkat dan sederhana justru lebih mudah diingat dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Mempelajari peribahasa juga menjadi salah satu cara untuk melestarikan kekayaan bahasa Indonesia sekaligus memahami kebijaksanaan para pendahulu. Semakin sering kita menggunakannya, semakin besar pula kesempatan agar warisan budaya ini tetap hidup di tengah masyarakat.

Tags:
Literasi Bahasa Indonesia Warisan Budaya Peribahasa

Komentar Pengguna