Keboncinta.com-- Menjelang datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, pertanyaan mengenai kapan sidang isbat penentuan awal puasa kembali menjadi perhatian umat Islam di Indonesia.
Sidang isbat merupakan agenda resmi pemerintah yang digelar setiap tahun untuk memastikan awal Ramadan secara nasional dan menjadi rujukan utama bagi masyarakat.
Sidang isbat penentuan awal Ramadan 1447 H dijadwalkan berlangsung pada akhir bulan Syakban 1447 H atau bertepatan dengan hari ke-29 Syakban dalam kalender Hijriah.
Agenda ini diselenggarakan oleh Kementerian Agama RI dan biasanya dilaksanakan pada sore hingga malam hari, menjelang waktu Magrib.
Dalam pelaksanaannya, sidang isbat diawali dengan pemaparan data posisi hilal berdasarkan perhitungan astronomi (hisab).
Baca Juga: Sekolah Garuda Tawarkan Hunian Dinas hingga Tunjangan Khusus bagi Tenaga Pendidik dan Kepala Sekolah
Setelah itu, laporan hasil pemantauan hilal (rukyatul hilal) dari berbagai titik pengamatan di seluruh Indonesia menjadi bahan pertimbangan utama. Proses ini melibatkan para ahli falak, perwakilan ormas Islam, serta instansi terkait.
Keputusan akhir mengenai awal Ramadan 1447 H akan diumumkan secara resmi oleh Menteri Agama RI setelah seluruh rangkaian sidang selesai.
Pengumuman ini biasanya disiarkan secara langsung agar dapat disaksikan oleh masyarakat luas dan menjadi pedoman pelaksanaan ibadah puasa di seluruh Indonesia.
Sidang isbat memiliki peran penting dalam menjaga keseragaman umat Islam dalam memulai puasa Ramadan.
Dengan mengombinasikan metode hisab dan rukyat, pemerintah berupaya memastikan keputusan yang diambil tidak hanya berdasarkan perhitungan ilmiah, tetapi juga sesuai dengan kaidah syariat Islam.
Masyarakat diimbau untuk menunggu pengumuman resmi hasil sidang isbat sebelum menetapkan awal puasa Ramadan 1447 H.
Dengan demikian, ibadah dapat dijalankan secara khusyuk, serentak, dan penuh ketenangan menjelang datangnya bulan suci yang penuh berkah.***