Keboncinta.com-- Menggunakan botol minuman berbahan plastik menjadi pilihan praktis bagi banyak orang. Selain mudah dibawa, botol yang dapat digunakan kembali juga bisa membantu mengurangi penggunaan botol sekali pakai.
Meski demikian, botol plastik yang digunakan berulang kali membutuhkan perawatan yang tepat. Jika kebersihannya tidak dijaga, bagian dalam maupun tutup botol dapat menjadi tempat berkumpulnya kuman dan bakteri.
Selain kebersihan, jenis bahan serta cara penggunaan juga perlu diperhatikan. Berikut enam tips yang dapat dilakukan agar botol minuman plastik tetap terawat dan nyaman digunakan.
Baca Juga: Waspada Lemak Perut, Penelitian Ungkap Kaitannya dengan Perubahan Otak dan Alzheimer
Hal pertama yang perlu diperhatikan adalah kualitas botol. Pilih botol yang menggunakan bahan kuat, tidak mudah rusak, serta sesuai untuk penggunaan berulang.
Perhatikan pula keterangan mengenai BPA atau Bisphenol A. Bahan tersebut digunakan dalam pembuatan sejumlah produk plastik, dan paparan BPA menjadi perhatian dalam kajian kesehatan karena berpotensi memengaruhi sistem hormon.
Untuk pilihan yang lebih sesuai dengan kebutuhan, gunakan botol yang memiliki label bebas BPA. Alternatif lainnya adalah menggunakan wadah berbahan kaca atau stainless steel.
Botol minuman yang digunakan berulang kali perlu dicuci secara rutin. Sisa minuman dan kelembapan yang tertinggal di dalam botol dapat membuat lingkungan yang mendukung pertumbuhan mikroorganisme.
Setelah digunakan, cuci botol menggunakan air dan sabun. Untuk bagian dalam yang sulit dijangkau, manfaatkan sikat khusus botol agar seluruh permukaan dapat dibersihkan.
Setelah dicuci, jangan langsung menutup botol. Pastikan seluruh bagian sudah kering sebelum disimpan atau digunakan kembali.
Baca Juga: 10 Cara Mengatur Keuangan agar Masa Tua Tetap Aman dan Sejahtera
Tidak semua botol plastik dirancang untuk menampung cairan bersuhu tinggi. Panas dapat memengaruhi karakteristik material tertentu sehingga penggunaannya harus mengikuti petunjuk dari produsen.
Karena itu, jangan memasukkan minuman panas ke dalam botol plastik jika produk tersebut tidak secara khusus dirancang untuk kondisi tersebut.
Untuk menyimpan kopi, teh, atau minuman panas lainnya, wadah berbahan stainless steel atau kaca yang memang sesuai untuk suhu tinggi dapat menjadi pilihan.
Bagian tutup sering kali luput ketika seseorang mencuci botol. Padahal, celah, ulir, karet, atau bagian sambungan pada tutup dapat menyimpan sisa minuman dan kotoran.
Jika tutup dapat dilepas, pisahkan setiap bagiannya saat membersihkan. Gunakan sikat kecil untuk menjangkau celah yang sempit, kemudian bilas hingga tidak ada sisa sabun.
Pastikan tutup juga benar-benar kering sebelum dipasang kembali pada botol.
Baca Juga: Guru PPPK Paruh Waktu 2027 Berpeluang Jadi Penuh Waktu, Ini Ketentuannya
Minuman berkarbonasi mengandung gas yang dapat menghasilkan tekanan di dalam wadah. Karena itu, tidak semua botol plastik cocok digunakan untuk menyimpan minuman jenis tersebut.
Menggunakan wadah yang tidak dirancang untuk menahan tekanan dapat meningkatkan risiko kebocoran atau kerusakan pada botol.
Jika ingin menyimpan minuman berkarbonasi, gunakan wadah yang memang dirancang untuk menampung cairan bertekanan dan ikuti petunjuk penggunaan dari produsennya.
Cara menyimpan botol juga tidak kalah penting.