Berita
Hilmi An Naufal

Beasiswa Kalla 2026 Ditutup 31 Agustus, Bantuan UKT hingga Rp7,5 Juta per Semester

Beasiswa Kalla 2026 Ditutup 31 Agustus, Bantuan UKT hingga Rp7,5 Juta per Semester

23 Agustus 2026 | 20:54

JAKARTA, Keboncinta.com – Pendaftaran Beasiswa Kalla 2026 Tahap II masih dibuka sampai 31 Agustus 2026. Mahasiswa baru asal atau berdomisili di empat provinsi Sulawesi memiliki waktu sekitar delapan hari untuk menyelesaikan pendaftaran terhitung dari Minggu, 23 Agustus 2026.

Program yang diselenggarakan Yayasan Hadji Kalla tersebut memberikan bantuan Uang Kuliah Tunggal atau UKT maksimal Rp7,5 juta per semester. Bantuan dapat diberikan sampai semester delapan atau sampai penerima dinyatakan lulus sesuai ketentuan program.

Pendaftaran diperuntukkan bagi mahasiswa baru program D3, D4, dan S1 yang telah diterima di perguruan tinggi negeri maupun swasta.

Selain bantuan pendidikan, penerima beasiswa akan mengikuti kegiatan pengembangan kepemimpinan, sosial, inovasi, literasi digital, pengabdian masyarakat, serta berkesempatan mengikuti program magang di lingkungan Kalla Group.

Terbuka untuk Mahasiswa dari Empat Provinsi

Beasiswa Kalla 2026 ditujukan bagi warga negara Indonesia yang dapat membuktikan asal atau domisilinya melalui KTP maupun Kartu Keluarga dari salah satu wilayah berikut:

  1. Sulawesi Selatan.

  2. Sulawesi Barat.

  3. Sulawesi Tengah.

  4. Sulawesi Tenggara.

Calon peserta harus telah diterima sebagai mahasiswa baru semester pertama pada program D3, D4, atau S1 melalui jalur seleksi apa pun.

Mahasiswa yang kuliah di luar empat provinsi tersebut tetap dapat memeriksa peluang mendaftar apabila memiliki KTP atau KK dari wilayah yang dipersyaratkan. Sebaliknya, mahasiswa yang tidak dapat membuktikan keterkaitan domisili atau asal wilayah sesuai ketentuan berpotensi tidak memenuhi persyaratan.

Peserta juga tidak sedang menerima beasiswa lain untuk menghindari pendanaan ganda. Program ini memberikan prioritas kepada mahasiswa dari keluarga prasejahtera.

Enam Jalur Pendaftaran Beasiswa Kalla

Pendaftar dapat memilih salah satu dari enam jalur seleksi berdasarkan kondisi dan prestasi masing-masing.

Jalur Akademik 1 diperuntukkan bagi mahasiswa yang diterima di 10 perguruan tinggi dalam daftar program. Kampus tersebut meliputi Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, Institut Teknologi Bandung, Universitas Airlangga, IPB University, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Universitas Padjadjaran, Universitas Diponegoro, Universitas Brawijaya, dan Universitas Sebelas Maret.

Peserta jalur ini dipersyaratkan memiliki nilai rata-rata ijazah SMA, SMK, atau MA lebih dari 80 pada skala 100.

Jalur Akademik 2 diperuntukkan bagi mahasiswa dari berbagai kampus di Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Tenggara. Nilai rata-rata ijazah yang dipersyaratkan juga lebih dari 80.

Jalur Hafiz Al-Qur’an terbuka bagi mahasiswa yang memiliki hafalan minimal lima juz serta dapat menunjukkan sertifikat atau keterangan resmi dari lembaga terkait.

Jalur Prestasi Olahraga dan Seni ditujukan bagi mahasiswa yang memiliki prestasi di tingkat lokal, regional, nasional, maupun internasional.

Jalur Keaktifan Organisasi dapat dipilih oleh mahasiswa yang pernah memimpin atau aktif dalam organisasi intra maupun ekstra serta mempunyai dokumen yang membuktikan aktivitas tersebut.

Sementara itu, Jalur Disabilitas diperuntukkan bagi mahasiswa penyandang disabilitas yang memiliki surat keterangan dari puskesmas, rumah sakit pemerintah, atau instansi resmi.

Dokumen yang Harus Disiapkan

Pendaftar perlu menyiapkan pasfoto terbaru ukuran 4×6, KTP, KK, ijazah SMA atau sederajat, dan bukti diterima sebagai mahasiswa berupa Letter of Acceptance, Surat Keterangan Lulus, atau dokumen resmi dari perguruan tinggi.

Dokumen ekonomi keluarga meliputi slip gaji atau surat keterangan penghasilan ayah dan ibu, tagihan listrik bulan terakhir, serta foto rumah tampak depan dan bagian dalam.

Peserta juga diminta menyiapkan surat resmi dari kampus yang menyatakan tidak sedang menerima beasiswa lain, bukti UKT mahasiswa baru, dan rekening bank atas nama pendaftar.

Berkas pendukung disesuaikan dengan jalur yang dipilih, seperti sertifikat hafalan Al-Qur’an, piagam prestasi olahraga atau seni, surat aktivitas organisasi, maupun surat keterangan disabilitas.

Dokumen dapat diunggah dalam format JPG, JPEG, PNG, atau PDF dengan ukuran maksimal 500 KB untuk setiap berkas. Peserta sebaiknya memeriksa kembali keterbacaan dokumen setelah dikompres agar informasi penting tidak buram atau terpotong.

Peserta Harus Menulis Empat Esai

Selain mengunggah dokumen, pendaftar diminta menyusun empat esai. Setiap esai memiliki panjang sekitar 200 sampai 300 kata.

Topik yang harus ditulis mencakup alasan membutuhkan beasiswa dan rencana masa depan, pengalaman menghadapi kesulitan pendidikan, pengalaman memimpin kelompok atau organisasi, serta kegiatan yang pernah dilakukan dan memberikan dampak positif kepada masyarakat.

Esai harus ditulis berdasarkan pengalaman pribadi. Penggunaan cerita palsu, dokumen tidak sah, atau menyalin tulisan orang lain dapat memengaruhi penilaian dan berisiko menggugurkan peserta.

Peserta dianjurkan menjelaskan situasi, tindakan yang dilakukan, hasil yang diperoleh, dan pelajaran yang dipetik secara terstruktur. Esai tidak perlu dipenuhi istilah rumit, tetapi harus menunjukkan kejujuran, tujuan pendidikan, kepemimpinan, dan kepedulian sosial.

Cara Mendaftar Beasiswa Kalla 2026

Pendaftaran dilakukan secara daring melalui formulir resmi Beasiswa Kalla 2026.

Peserta perlu mengisi data pribadi, keluarga, kampus, rekening bank, jalur seleksi, serta esai. Seluruh dokumen kemudian diunggah sesuai kolom yang tersedia.

Sebelum menekan tombol pengiriman, pendaftar harus memastikan nama, nomor identitas, alamat, data kampus, nomor rekening, dan dokumen pendukung sudah benar.

Jangan menunggu jam-jam terakhir karena kendala jaringan, ukuran dokumen, atau kesalahan pengisian dapat menyebabkan pendaftaran gagal diselesaikan sebelum penutupan.

Jadwal Seleksi Perlu Dipantau Kembali

Pendaftaran dan seleksi berkas Tahap II berlangsung pada 15 Juli sampai 31 Agustus 2026. Seleksi esai dijadwalkan pada 1–7 September, dilanjutkan penetapan hasil seleksi berkas pada 8 September 2026.

Jadwal yang beredar mencantumkan wawancara daring pada 9–30 September serta verifikasi pada 1–9 Oktober 2026. Namun, tanggal pengumuman yang dicantumkan pada 5 Oktober beririsan dengan periode verifikasi.

Karena terdapat kemungkinan perubahan atau penyesuaian jadwal, peserta harus memeriksa pengumuman terbaru melalui situs Yayasan Hadji Kalla dan akun Instagram resmi @yayasankalla.

Seluruh proses pendaftaran seharusnya tidak dipungut biaya. Peserta perlu mewaspadai pihak yang meminta pembayaran, menjanjikan kelulusan, atau mengarahkan pengiriman dokumen pribadi ke nomor yang tidak tercantum pada kanal resmi.

Tags:
Berita guru

Komentar Pengguna