Berikut ini Tips Menu Sahur Sehat dan Bergizi agar Kuat Puasa Seharian serta Tetap Bertenaga

Berikut ini Tips Menu Sahur Sehat dan Bergizi agar Kuat Puasa Seharian serta Tetap Bertenaga

22 Februari 2026 | 22:14

Keboncinta.com-- Sahur memiliki peran penting dalam menjaga kondisi tubuh selama menjalankan ibadah puasa. Asupan yang dikonsumsi pada waktu sahur akan menjadi sumber energi utama sepanjang hari hingga waktu berbuka tiba.

Oleh karena itu, pemilihan menu yang tepat sangat menentukan daya tahan tubuh, konsentrasi, serta produktivitas selama beraktivitas.

Langkah awal yang bijak adalah memilih makanan yang mengandung karbohidrat kompleks. Jenis karbohidrat ini dicerna lebih lambat oleh tubuh sehingga energi dilepaskan secara bertahap.

Beras merah, roti gandum utuh, atau oatmeal bisa menjadi alternatif yang lebih baik dibandingkan karbohidrat sederhana yang cepat meningkatkan gula darah namun juga cepat menimbulkan rasa lapar.

Baca Juga: Kemdiktisaintek Batasi Daya Tampung S1 PTN Mulai 2026/2027, Fokus Tingkatkan Kualitas dan Rasio Ideal Dosen-Mahasiswa

Selain karbohidrat, protein memegang peranan besar dalam membantu tubuh merasa kenyang lebih lama. Sumber protein seperti telur, ikan, daging ayam tanpa lemak, tahu, dan tempe mudah diolah serta kaya nutrisi.

Kandungan protein tidak hanya membantu mempertahankan massa otot, tetapi juga menjaga kestabilan energi selama berpuasa.

Asupan serat dari sayuran dan buah juga tidak boleh diabaikan. Serat berperan dalam menjaga kesehatan pencernaan, terutama ketika pola makan berubah selama bulan puasa.

Buah yang memiliki kandungan air tinggi seperti semangka, melon, dan jeruk dapat membantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh sekaligus menyegarkan saat sahur.

Baca Juga: Jangan Sampai Terlewat! KIP Kuliah 2026 Jalur SNBT Mulai Disiapkan, Lulusan Tahun Sebelumnya Bisa Ikut Seleksi Bantuan Biaya Kuliah

Kebutuhan cairan harus menjadi perhatian utama agar tubuh tidak mengalami dehidrasi. Minum air putih dalam jumlah cukup saat sahur sangat dianjurkan.

Sebaliknya, konsumsi minuman berkafein seperti kopi atau teh sebaiknya dibatasi karena dapat meningkatkan frekuensi buang air kecil sehingga mempercepat kehilangan cairan.

Selain memperhatikan jenis makanan dan minuman, waktu makan sahur juga penting. Sebaiknya sahur dilakukan mendekati waktu imsak agar cadangan energi bertahan lebih lama.

Menghindari makanan yang terlalu asin, pedas, atau berminyak juga membantu mencegah rasa haus berlebihan dan gangguan pencernaan selama berpuasa.

Baca Juga: Mulai Tahun Akademik 2026/2027, Kuota Mahasiswa S1 di PTN Ditetapkan Lebih Ketat demi Mutu Pembelajaran

Dengan memperhatikan keseimbangan gizi, kecukupan cairan, serta waktu sahur yang tepat, tubuh dapat tetap bertenaga dan fokus menjalani aktivitas hingga waktu berbuka.***

Tags:
Khazanah Islam Puasa Ramadhan Ramadhan 2026

Komentar Pengguna