Pendidikan
Rahman Abdullah

E-Ijazah 2026 Segera Terbit, Orang Tua Diminta Teliti Verifikasi Data Anak

E-Ijazah 2026 Segera Terbit, Orang Tua Diminta Teliti Verifikasi Data Anak

07 Mei 2026 | 15:37

Keboncinta.com-- Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah mulai menjalankan tahapan verifikasi data untuk penerbitan e-ijazah tahun 2026. Dalam proses ini, siswa, orang tua, dan pihak sekolah diminta lebih teliti memastikan seluruh data identitas sudah sesuai dengan dokumen resmi.

Tahap konfirmasi data menjadi sangat penting karena kesalahan sekecil apa pun pada identitas seperti NISN, nama lengkap, atau tanggal lahir dapat memengaruhi validitas ijazah digital yang nantinya dipakai untuk berbagai kebutuhan pendidikan dan administrasi.

Untuk melakukan verifikasi, siswa diwajibkan menyiapkan NISN serta tanggal lahir yang sesuai dengan dokumen resmi.

Baca Juga: Kurikulum 2026 Resmi Lebih Fleksibel, Sekolah Kini Bebas Atur Sistem Belajar Siswa

Data tersebut dapat dicocokkan melalui rapor, sistem DapodikEMIS, maupun dokumen kependudukan seperti akta kelahiran.

Berdasarkan panduan teknis yang dirilis pada awal Mei 2026, siswa cukup mengakses Portal Ijazah Kemendikdasmen lalu memilih menu “Konfirmasi Data”.

Setelah memasukkan NISN dan tanggal lahir, sistem akan menampilkan informasi utama siswa, mulai dari nama lengkap, nama sekolah, kurikulum yang digunakan, tingkat kelas, hingga tempat dan tanggal lahir sesuai basis data pusat.

Apabila seluruh data sudah sesuai, pengguna dapat langsung memilih tombol “Sesuai”. Namun, jika ditemukan kesalahan atau ketidaksesuaian data, siswa diminta segera memilih opsi “Tidak Sesuai” agar proses perbaikan dapat dilakukan.

Baca Juga: Tunjangan Lembur PNS 2026 Resmi Diubah, ASN Bisa Dapat Tambahan Uang Makan Segini

Kemendikdasmen juga menekankan pentingnya keterlibatan orang tua, khususnya bagi siswa jenjang sekolah dasar, untuk mendampingi proses verifikasi agar tidak terjadi kesalahan input data.

Jika ditemukan data yang tidak sinkron, siswa maupun orang tua tidak diperbolehkan melakukan perbaikan secara mandiri melalui portal tersebut.

Perbaikan hanya dapat dilakukan melalui operator sekolah yang nantinya akan memproses pembaruan data menggunakan sistem Verval PD.

Setelah diperbaiki oleh operator sekolah, data akan tersinkronisasi secara otomatis ke sistem e-ijazah nasional.

Baca Juga: Beasiswa LPDP 2026 Tahap 1 Dibuka, Jurusan Ini Disebut Paling Diburu dan Berpeluang Besar Lolos

Pemerintah menegaskan bahwa ketelitian pada tahap awal jauh lebih penting dibandingkan melakukan perbaikan setelah ijazah digital resmi diterbitkan dan tersimpan dalam pangkalan data nasional.

Melalui proses verifikasi ini, Kemendikdasmen berharap penerbitan e-ijazah 2026 dapat berjalan lebih aman, akurat, dan minim kesalahan administrasi.

Karena itu, kerja sama antara siswa, orang tua, dan sekolah dinilai menjadi kunci utama agar seluruh data identitas benar sejak awal dan tidak menimbulkan kendala di kemudian hari.***

Tags:
pendidikan kemendikdasmen

Komentar Pengguna