Keboncinta.com-- Pemerintah Arab Saudi terus meningkatkan layanan bagi jemaah haji melalui pengembangan infrastruktur berbasis teknologi. Salah satu inovasi terbaru yang dihadirkan adalah pemasangan ribuan titik air minum pintar di kawasan Masya’ir guna membantu jemaah menghadapi suhu panas ekstrem selama puncak ibadah haji.
Fasilitas tersebut ditempatkan di jalur pedestrian utama yang menghubungkan kawasan penting ibadah haji seperti Arafah, Muzdalifah, dan Mina.
Melalui sistem baru ini, para jemaah dapat memperoleh akses air minum dingin yang telah dimurnikan secara berkelanjutan tanpa harus kesulitan mencari sumber air di tengah tingginya mobilitas saat fase Armuzna.
Baca Juga: Arab Saudi Terapkan Teknologi Modern untuk Kelola Jutaan Jemaah Haji di Era Transformasi Digital
Pemerintah Saudi menyebut lebih dari 2.400 titik distribusi air modern telah dipasang dengan desain teknik khusus agar mudah dijangkau pejalan kaki yang bergerak antar lokasi ibadah.
Berbeda dari sistem sebelumnya, fasilitas distribusi air kini tidak lagi sekadar tempat minum biasa. Infrastruktur tersebut dikembangkan menjadi stasiun hidrasi modern yang terintegrasi dan dirancang mendukung kenyamanan jemaah.
Pengembangan proyek ini dilakukan oleh Kidana Development Company di bawah koordinasi Royal Commission for Makkah City and Holy Sites.
Pemerintah Arab Saudi menilai inovasi tersebut menjadi bagian dari upaya menciptakan pengalaman ibadah yang lebih aman, nyaman, dan mampu mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat suhu gurun yang tinggi.
Baca Juga: Operasional Haji 2026 Meningkat, Ribuan Jemaah Indonesia Sudah Bersiap di Makkah
Musim haji memang identik dengan cuaca panas yang berpotensi memicu dehidrasi maupun kelelahan panas bagi jemaah.
Karena itu, ketersediaan akses air minum dingin di titik strategis dinilai sangat penting untuk membantu menjaga kondisi fisik jemaah saat melakukan perjalanan antar lokasi ibadah yang padat dan melelahkan.***