Keboncinta.com-- Setiap bulan, perempuan akan mengalami menstruasi atau haid sebagai bagian dari siklus reproduksi. Sebelum menstruasi datang, banyak perempuan akan mengalami Premenstrual Syndrome (PMS), yaitu kumpulan gejala fisik maupun emosional yang muncul beberapa hari hingga sekitar satu atau dua minggu sebelum haid.
PMS merupakan kondisi yang wajar dialami oleh perempuan. Perubahan hormon menjelang menstruasi dapat memengaruhi kondisi tubuh dan suasana hati. Namun, tingkat keparahan gejala yang dirasakan setiap perempuan berbeda-beda. Ada yang hanya mengalami gejala ringan, ada pula yang merasakan gejala yang cukup mengganggu aktivitas sehari-hari.
Beberapa gejala yang sering muncul saat PMS, antara lain:
Apakah semua perempuan mengalami gejala tersebut? Tentu tidak. Setiap perempuan memiliki pengalaman yang berbeda. Ada yang merasakan gejala PMS beberapa hari sebelum haid, sementara ada pula yang baru merasakan keluhan ketika menstruasi sudah dimulai.
Selain gejala fisik, perubahan suasana hati juga sering dirasakan. Rasa nyeri atau ketidaknyamanan pada tubuh dapat membuat sebagian perempuan menjadi lebih mudah tersinggung, sensitif, atau emosinya lebih mudah terpancing. Oleh karena itu, dukungan dan pengertian dari orang-orang di sekitarnya sangat berarti agar mereka merasa lebih nyaman selama menjalani masa PMS maupun menstruasi.
Meskipun PMS merupakan kondisi yang normal, gejala yang sangat berat atau mengganggu aktivitas sehari-hari sebaiknya dikonsultasikan kepada tenaga kesehatan. Dengan menjaga pola makan, berolahraga secara rutin, beristirahat yang cukup, dan mengelola stres, gejala PMS dapat berkurang sehingga tubuh terasa lebih nyaman menjelang haid.