Berita
Hilmi An Naufal

Undana Siapkan Keringanan UKT hingga 50 Persen bagi Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Undana Siapkan Keringanan UKT hingga 50 Persen bagi Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

26 Agustus 2026 | 08:14

Keboncinta.com— Universitas Nusa Cendana menyiapkan kebijakan akademik dan finansial bagi mahasiswa yang terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur. Bentuk dukungan yang sedang dimatangkan mencakup penundaan pembayaran hingga kemungkinan pemotongan Uang Kuliah Tunggal sebesar 50 persen.

Wakil Rektor I Undana Bidang Akademik Annytha I.R. Detha menjelaskan bahwa universitas telah mendata mahasiswa terdampak melalui seluruh program studi. Pendataan dilakukan sejak sehari setelah gempa untuk mengetahui kondisi mahasiswa dan tingkat kerusakan yang dialami keluarganya.

Data tersebut akan menjadi dasar penentuan bentuk bantuan. Dengan demikian, kebijakan tidak diberikan secara seragam, melainkan disesuaikan dengan kondisi masing-masing mahasiswa.

Keringanan UKT Masih dalam Tahap Finalisasi

Sejumlah pilihan yang sedang dibahas meliputi pengunduran pembayaran UKT ke bulan berikutnya, penyesuaian pembayaran melalui mitra perbankan, dan kemungkinan pengurangan UKT sebesar 50 persen.

Perlu diperhatikan bahwa pemotongan 50 persen masih berupa opsi. Mekanisme, penerima, dan keputusan akhirnya masih disusun oleh pihak universitas.

Undana akan mempertimbangkan hasil verifikasi mahasiswa terdampak serta kemampuan universitas sebelum menetapkan kebijakan final. Mahasiswa diminta aktif berkoordinasi dengan pengelola program studi agar kondisi mereka tercatat secara akurat.

Jadwal Kuliah Bisa Disesuaikan hingga 1 September

Semester baru Undana dijadwalkan dimulai pada 26 Agustus 2026. Namun, mahasiswa yang masih berada di wilayah terdampak dan belum memungkinkan kembali ke Kupang diberi kelonggaran untuk menyesuaikan kehadiran hingga 1 September 2026.

Kebijakan tersebut bertujuan menjaga keberlanjutan pendidikan tanpa mengabaikan keselamatan mahasiswa dan kondisi keluarganya.

Selain menyiapkan keringanan akademik serta UKT, pihak kampus telah menyalurkan bantuan logistik melalui posko-posko Kuliah Kerja Nyata Undana di daerah terdampak.

Langkah ini menunjukkan pentingnya kebijakan afirmatif kampus ketika terjadi bencana. Mahasiswa tidak hanya menghadapi kerusakan tempat tinggal, tetapi juga kehilangan penghasilan keluarga, gangguan transportasi, dan keterbatasan akses menuju kampus.

Mahasiswa Undana yang mengalami kendala akibat gempa disarankan segera menghubungi program studi masing-masing. Informasi resmi mengenai bentuk dan prosedur pengajuan keringanan perlu dipantau melalui kanal resmi univers

Tags:
Berita guru

Komentar Pengguna