Keboncinta.com-- Kesempatan emas kembali hadir bagi para guru di seluruh Indonesia. Pemerintah resmi membuka pelaksanaan Tahap 1 Tahun 2026 untuk Program Pendidikan Profesi Guru melalui Program Pendidikan Profesi Guru (PPG). Program ini menjadi langkah penting bagi guru untuk meningkatkan kompetensi sekaligus memperoleh sertifikat pendidik sebagai bentuk pengakuan profesionalitas.
Pelaksanaan PPG Tahap 1 Tahun 2026 telah dijadwalkan secara sistematis. Oleh karena itu, setiap peserta diharapkan memahami dan mengikuti seluruh tahapan dengan cermat agar tidak tertinggal proses penting menuju sertifikasi.
Jadwal Pelaksanaan PPG Tahap 1 Tahun 2026
Berikut tahapan lengkap yang perlu diperhatikan:
18 s.d 23 Februari 2026 Peserta wajib melakukan konfirmasi kesediaan mengikuti PPG melalui akun masing-masing.
18 Februari s.d 11 Maret 2026. Tahap ini bertujuan memperkuat pemahaman materi secara mandiri sebelum memasuki pembelajaran terbimbing.
26 Februari s.d 2 Maret 2026. Peserta wajib melengkapi administrasi dan dokumen sesuai ketentuan yang ditetapkan LPTK penyelenggara.
5 Maret 2026 Orientasi menjadi tahap pengenalan sistem pembelajaran, mekanisme evaluasi, serta aturan selama proses PPG berlangsung.
6 s.d 11 Maret 2026 Peserta mengikuti pembelajaran terstruktur bersama dosen pembimbing secara online.
12 s.d 16 Maret 2026
12 s.d 15 Maret 2026
Pentingnya Ketepatan dan Kedisiplinan
Setiap tahapan dalam PPG memiliki peran penting dalam proses menuju sertifikasi pendidik. Keterlambatan konfirmasi atau kelalaian dalam mengikuti jadwal dapat berdampak pada keberlanjutan proses.
Peserta diimbau untuk:
Komitmen, kedisiplinan, dan kesiapan administrasi menjadi kunci utama keberhasilan dalam mengikuti program ini.
Menuju Guru Profesional dan Berkualitas
PPG bukan sekadar program formalitas, tetapi bagian dari upaya peningkatan mutu pendidikan nasional. Melalui proses pembelajaran, refleksi, dan uji kompetensi, guru diharapkan semakin siap menghadapi tantangan pembelajaran abad ke-21.
Bagi peserta Tahap 1 Tahun 2026, manfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin. Persiapkan diri secara akademik maupun mental agar proses sertifikasi berjalan lancar dan menghasilkan dampak positif bagi kualitas pembelajaran di kelas.
Semoga seluruh tahapan berjalan lancar dan menjadi langkah nyata menuju guru yang profesional, kompeten, dan berdedikasi.