Zodiak
Admin

Siapa Pencetus Zodiak? Ternyata Bukan dari Dunia Modern

Siapa Pencetus Zodiak? Ternyata Bukan dari Dunia Modern

14 Februari 2026 | 11:24

Keboncinta.com-- Zodiak sering dianggap bagian dari budaya modern, muncul di majalah, media sosial, atau aplikasi harian. Tapi tahukah kamu? Zodiak justru berasal dari peradaban kuno ribuan tahun lalu, jauh sebelum media digital, bahkan sebelum kalender modern dikenal manusia.

Lalu, siapa sebenarnya pencetus zodiak?

Awal Mula Zodiak: Lahir dari Langit dan Peradaban Kuno

Konsep zodiak pertama kali muncul sekitar 2.000–3.000 tahun sebelum Masehi, bukan dari Eropa atau Amerika, melainkan dari peradaban Babilonia di wilayah Mesopotamia.

Bangsa Babilonia dikenal sebagai pengamat langit ulung. Mereka mempelajari pergerakan Matahari, Bulan, dan bintang untuk keperluan:

• Penentuan musim

• Pertanian

• Upacara keagamaan

• Penanggalan waktu

Dari pengamatan inilah lahir sistem pembagian langit yang kemudian dikenal sebagai zodiak.

Apa Itu Zodiak Menurut Bangsa Babilonia?

Secara harfiah, zodiak berasal dari bahasa Yunani zōdiakos, yang berarti lingkaran hewan. Bangsa Babilonia membagi jalur pergerakan Matahari (ekliptika) menjadi 12 bagian, masing-masing diberi nama berdasarkan rasi bintang yang terlihat di langit.

Nama-nama seperti Aries, Taurus, Leo, dan Scorpio berasal dari bentuk rasi bintang, bukan dari karakter manusia seperti yang kita kenal sekarang.

Awalnya, zodiak bukan untuk meramal kepribadian, melainkan sebagai alat astronomi dan penanda waktu.

Dari Babilonia ke Yunani: Zodiak Berubah Arah

Zodiak kemudian diadopsi oleh bangsa Yunani kuno sekitar abad ke-4 SM. Di sinilah zodiak mulai mengalami pergeseran fungsi.

Tokoh-tokoh Yunani seperti Ptolemy mengembangkan astrologi dan mulai mengaitkan posisi benda langit dengan:

• Sifat manusia

• Kejadian di bumi

• Nasib dan masa depan

Sejak saat itu, zodiak tidak lagi sekadar peta langit, tapi berubah menjadi sistem ramalan.

Peran Bangsa Romawi dan Penyebaran ke Dunia Barat

Bangsa Romawi kemudian menyebarkan konsep zodiak ke seluruh Eropa. Nama-nama zodiak yang kita kenal sekarang adalah versi Latin dari nama Yunani.

Dari sinilah zodiak masuk ke budaya Barat, lalu menyebar ke seluruh dunia melalui kolonialisme, buku, dan akhirnya media modern.

Apakah Zodiak Berasal dari Ilmu Pengetahuan?

Menariknya, zodiak berawal dari astronomi, ilmu yang sah dan ilmiah. Namun seiring waktu, ia bercabang menjadi astrologi, yang bersifat kepercayaan dan tidak berbasis metode ilmiah modern.

Dengan kata lain:

• Astronomi → mengamati langit secara ilmiah

• Astrologi → menafsirkan langit sebagai penentu nasib

Zodiak berada di persimpangan sejarah keduanya.

Mengapa Zodiak Masih Populer Hingga Kini?

Meski berasal dari peradaban kuno, zodiak tetap hidup karena:

• Mudah dipahami

• Memberi rasa identitas

• Menawarkan penjelasan sederhana tentang diri manusia

Di era modern, zodiak lebih berfungsi sebagai budaya populer ketimbang sistem kepercayaan resmi meski sebagian orang masih meyakininya.

Jadi, Siapa Pencetus Zodiak?

Tidak ada satu nama tunggal. Zodiak adalah hasil kolektif peradaban kuno, terutama:

• Bangsa Babilonia sebagai perintis

• Bangsa Yunani sebagai pengembang konsep astrologi

• Bangsa Romawi sebagai penyebar ke dunia Barat

Zodiak bukan karya satu orang, melainkan warisan sejarah panjang manusia dalam memahami langit dan dirinya sendiri.

Dan ironisnya, sesuatu yang dulu diciptakan untuk membaca bintang, kini justru lebih sering dipakai untuk membaca manusia.

Tags:
Sejarah Penganut zodiak Apa itu zodiak?

Komentar Pengguna