KEBONCINTA.COM – Sebanyak 830 siswa madrasah di Kabupaten Lampung Selatan menanti pengumuman hasil Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2026 yang dijadwalkan berlangsung Sabtu, 12 September 2026.
Para peserta sebelumnya telah mengikuti kompetisi tingkat kabupaten selama tiga hari, mulai 7 hingga 9 September.
Ratusan siswa tersebut berasal dari berbagai jenjang pendidikan madrasah, mulai Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), hingga Madrasah Aliyah (MA).
Pelaksanaan OMI Lampung Selatan dipusatkan di dua titik lokasi.
Sebanyak 573 peserta mengikuti kompetisi di MTs Negeri 1 Lampung Selatan, sedangkan 257 siswa lainnya mengikuti lomba di MIS Wathoniyah Islamiyah.
Bidang yang diperlombakan cukup beragam, mulai dari matematika, geografi, fisika, ekonomi, biologi, kimia, Ilmu Pengetahuan Alam, hingga Ilmu Pengetahuan Sosial.
Pelaksanaan kompetisi tahun ini juga berlangsung di tengah kondisi lingkungan yang terdampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Sebagai langkah perlindungan kesehatan, peserta, panitia, maupun tamu yang mengikuti kegiatan diwajibkan menggunakan masker.
OMI 2026 mengangkat tema “Islam, Sains, dan Ekoteologi: Menumbuhkan Talenta serta Menggerakkan Inovasi Madrasah untuk Indonesia Maju”.
Ajang tersebut tidak hanya dirancang sebagai kompetisi akademik, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun budaya riset, sains, dan inovasi di lingkungan madrasah.
Pengumuman hari ini akan menentukan siswa yang berhak melanjutkan perjalanan ke tingkat berikutnya.
Peserta yang berhasil menjadi juara pertama, kedua, dan ketiga akan mewakili Kabupaten Lampung Selatan dalam OMI tingkat Provinsi Lampung.
Kompetisi tingkat provinsi dijadwalkan berlangsung pada 5–6 Oktober 2026.
Bagi siswa, pengalaman mengikuti olimpiade dapat menjadi ruang untuk mengembangkan kemampuan akademik, kepercayaan diri, ketelitian, dan keberanian berkompetisi secara sehat.
Sementara bagi sekolah dan madrasah, pencapaian siswa dapat menjadi bagian penting dari proses pembinaan talenta yang dilakukan secara berkelanjutan.
Dengan jumlah peserta mencapai 830 siswa, OMI menunjukkan tingginya antusiasme peserta didik madrasah terhadap kegiatan akademik dan pengembangan prestasi.