KEBONCINTA.COM – Generasi muda Indonesia didorong memiliki kemampuan teknologi, inovasi, dan keberanian menghasilkan karya yang mampu bersaing di tingkat global.
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto menilai pembangunan sumber daya manusia menjadi salah satu faktor penting agar Indonesia mampu keluar dari jebakan negara berpendapatan menengah.
Menurutnya, pertumbuhan ekonomi saja belum cukup jika Indonesia masih bergantung pada produk dan teknologi dari negara lain.
Perguruan tinggi karena itu memiliki posisi strategis dalam menghasilkan talenta, penelitian, teknologi, serta inovasi yang dapat digunakan untuk memperkuat industri nasional.
Kampus tidak seharusnya hanya berorientasi pada jumlah lulusan.
Perguruan tinggi juga perlu menjadi tempat lahirnya teknologi dan produk yang mampu digunakan industri serta memberikan manfaat bagi masyarakat.
Brian menilai industrialisasi menjadi salah satu kunci untuk meningkatkan produktivitas, membuka lapangan pekerjaan, memperkuat ekspor, serta memberikan nilai tambah terhadap sumber daya yang dimiliki Indonesia.
Namun industrialisasi harus disertai kemampuan menguasai teknologi.
Tanpa penguasaan tersebut, Indonesia berisiko hanya menjadi pasar bagi produk negara lain.
Generasi muda dinilai memiliki peran besar karena Indonesia saat ini masih menikmati bonus demografi dengan jumlah penduduk usia produktif yang tinggi.
Momentum tersebut tidak berlangsung selamanya.
Karena itu, mahasiswa dan generasi muda perlu memanfaatkan masa produktif untuk meningkatkan pengetahuan, kemampuan riset, kreativitas, teknologi, serta kewirausahaan.
Mendiktisaintek juga memperkenalkan gagasan “beyond nationalism”.
Menurutnya, rasa bangga terhadap Indonesia tidak seharusnya hanya diwujudkan melalui simbol.
Kebanggaan juga dapat muncul ketika teknologi, produk, maupun karya anak Indonesia digunakan dan diakui masyarakat dunia.
Indonesia sendiri telah memiliki banyak talenta yang mampu bersaing di perusahaan teknologi global.
Tantangannya adalah membangun ekosistem di dalam negeri agar lebih banyak talenta dapat menghasilkan karya dari Indonesia dan untuk Indonesia.
Perguruan tinggi, industri, pemerintah, peneliti, dan masyarakat karena itu perlu bekerja sama.
Melalui kolaborasi tersebut, generasi muda diharapkan tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga pencipta teknologi dan inovasi yang mampu memperkuat posisi Indonesia di tingkat global.