Keboncinta.com-- Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) mengimbau seluruh jemaah haji Indonesia agar lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosial selama berada di Tanah Suci. Salah satu hal yang menjadi perhatian serius adalah kebiasaan mengunggah foto Kartu Nusuk ke internet.
Imbauan tersebut disampaikan karena Kartu Nusuk memuat berbagai informasi penting milik jemaah yang berpotensi disalahgunakan jika tersebar secara bebas di media sosial.
Ketua PPIH Embarkasi Medan, Zulkifli Sitorus, menjelaskan bahwa Kartu Nusuk bukan hanya kartu identitas biasa, melainkan dokumen utama yang digunakan untuk mengakses berbagai layanan selama pelaksanaan ibadah haji di Arab Saudi.
Baca Juga: Arab Saudi Siapkan Layanan Humanis untuk Jemaah Haji 2026, Petugas Diberi Pelatihan Khusus
Di dalam kartu tersebut terdapat data identitas lengkap jemaah, barcode khusus, hingga informasi layanan seperti transportasi, penginapan, dan konsumsi selama di Tanah Suci.
Karena itu, jemaah diminta untuk tidak sembarangan memotret maupun membagikan kartu tersebut di platform digital.
Kartu Nusuk Jadi Dokumen Penting Selama Haji
Menurut Zulkifli, keberadaan Kartu Nusuk sangat vital bagi seluruh jemaah haji. Dokumen ini menjadi syarat utama untuk memasuki sejumlah lokasi penting selama pelaksanaan ibadah.
Jemaah yang tidak membawa Kartu Nusuk disebut bisa mengalami kendala saat hendak masuk ke kawasan Masjidil Haram untuk menjalankan tawaf maupun sai.
Tak hanya itu, kartu tersebut juga menjadi akses wajib ketika memasuki kawasan Arafah saat puncak ibadah haji berlangsung.
Baca Juga: Nekat Bawa Jemaah Haji Tanpa Izin? Arab Saudi Siapkan Denda Fantastis dan Deportasi!
PPIH menegaskan bahwa kelengkapan dokumen harus dijaga dengan baik agar proses ibadah dapat berjalan lancar tanpa hambatan administratif.
Jemaah Diminta Fokus Jaga Kondisi Fisik dan Kebersamaan
Selain mengingatkan soal keamanan data pribadi, PPIH juga meminta jemaah menjaga kesehatan selama menjalani rangkaian ibadah haji 2026.
Ibadah haji dinilai membutuhkan stamina yang kuat, kesiapan mental, serta kekompakan antarjemaah selama berada di Arab Saudi.
Jemaah diimbau untuk saling membantu dan menjaga kebersamaan tanpa membedakan asal daerah maupun kelompok selama menjalankan ibadah.
PPIH berharap seluruh jemaah dapat lebih bijak dalam menggunakan media sosial serta menjaga dokumen penting seperti Kartu Nusuk demi keamanan dan kelancaran ibadah haji tahun ini.***