Internasional
Rahman Abdullah

Sambut Jutaan Jemaah Haji, Dua Masjid Suci Perkuat Pelayanan dan Komunikasi Petugas

Sambut Jutaan Jemaah Haji, Dua Masjid Suci Perkuat Pelayanan dan Komunikasi Petugas

08 Mei 2026 | 13:34

Keboncinta.com-- Menjelang puncak musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi, otoritas Masjidil Haram dan Masjid Nabawi mulai memperkuat kualitas pelayanan untuk menyambut jutaan jemaah dari berbagai negara.

Salah satu langkah terbaru yang dilakukan adalah penyelenggaraan pelatihan khusus peningkatan kemampuan komunikasi bagi para petugas di kawasan Dua Masjid Suci.

Program tersebut diluncurkan oleh Abdulrahman Al Sudais melalui Presidensi Urusan Keagamaan di Dua Masjid Suci dengan tema Enhancing Communication Skills with Visitors yang digelar di Madinah.

Pelatihan ini difokuskan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi efektif petugas saat melayani pengunjung dan jemaah, sekaligus memperkuat pendekatan humanis dalam pelayanan sehari-hari.

Baca Juga: CPNS 2026 Makin Dekat! Bocoran Jadwal, Formasi Jumbo hingga Tahapan Seleksi Mulai Terungkap

Dalam keterangannya yang dikutip dari Arab News, Al Sudais menyampaikan bahwa program tersebut bertujuan membangun kualitas interaksi yang lebih baik antara petugas dan jemaah di lingkungan Dua Masjid Suci.

Menurutnya, penguatan kualitas sumber daya manusia menjadi bagian penting dalam mendukung pelayanan ibadah haji dan umrah yang terus berkembang setiap tahun.

Program ini juga menjadi bagian dari strategi besar pemerintah Arab Saudi untuk menghadirkan standar pelayanan terbaik bagi seluruh jemaah yang datang ke Tanah Suci.

Selain meningkatkan kemampuan komunikasi, pelatihan juga menitikberatkan pada profesionalisme petugas serta optimalisasi pelayanan lapangan agar pengalaman spiritual jemaah menjadi lebih nyaman, aman, dan berkesan.

Baca Juga: Jelang Puncak Haji 2026, Pemerintah Larang Jemaah Indonesia Ikut City Tour dan Ziarah, Simak Penjelasannya

Langkah tersebut diharapkan dapat membantu jutaan jemaah menjalankan ibadah dengan lebih tenang dan khusyuk selama berada di Tanah Suci.

Sementara itu, berdasarkan jadwal resmi pemerintah Indonesia, puncak ibadah haji bagi jemaah Indonesia dijadwalkan berlangsung pada 26 Mei 2026. Adapun proses keberangkatan menuju Arafah akan dimulai sehari sebelumnya, yaitu pada 25 Mei 2026.

Menjelang fase Armuzna, petugas penyelenggara ibadah haji juga terus mengingatkan jemaah untuk menjaga kondisi kesehatan agar tetap prima.

Kepala Seksi Bimbingan Ibadah dan KBIHU PPIH Arab Saudi Daker Makkah, Erti Herlina, sebelumnya menegaskan bahwa jemaah dianjurkan membatasi umrah sunnah maksimal tiga kali sebelum memasuki puncak ibadah haji.

Baca Juga: Jangan Sampai Salah! Kemendikdasmen Mulai Verifikasi e-Ijazah 2026, Kesalahan Data Bisa Berakibat Fatal

Kebijakan tersebut diterapkan untuk mengurangi risiko kelelahan saat jemaah menjalani rangkaian inti ibadah di ArafahMuzdalifah, dan Mina.***

Tags:
Jemaah haji indonesia Internasional haji

Komentar Pengguna