BANDUNG, KEBONCINTA.COM — Pendaftaran Beasiswa BARD Foundation untuk mahasiswa Institut Teknologi Bandung resmi dibuka mulai Senin, 24 Agustus 2026. Mahasiswa hanya memiliki waktu sampai Kamis, 27 Agustus 2026, untuk mendaftar dan mengunggah seluruh dokumen yang dipersyaratkan.
Program ini ditujukan kepada mahasiswa aktif jenjang sarjana atau S1 ITB yang mengalami keterbatasan ekonomi dalam memenuhi kewajiban Uang Kuliah Tunggal atau UKT, tetapi tetap menunjukkan prestasi akademik.
Berdasarkan pengumuman Direktorat Kemahasiswaan ITB, kesempatan tersebut secara khusus tersedia bagi mahasiswa aktif angkatan 2024 dan 2025. Pendaftaran dilakukan secara daring melalui sistem bantuan keuangan mahasiswa ITB di laman finaid.itb.ac.id.
Rentang pendaftaran yang hanya berlangsung selama empat hari membuat mahasiswa perlu mempersiapkan dokumen lebih awal. Sejumlah berkas membutuhkan pengesahan program studi atau penerbitan dari kelurahan sehingga tidak semuanya dapat diselesaikan secara instan.
Direktorat Kemahasiswaan ITB menetapkan empat kriteria umum yang harus dipenuhi calon penerima Beasiswa BARD Foundation.
Pertama, pendaftar harus tercatat sebagai mahasiswa aktif S1 ITB angkatan 2024 atau 2025. Mahasiswa dari angkatan lain belum tercantum sebagai sasaran program dalam pengumuman resmi.
Kedua, mahasiswa tidak sedang menerima beasiswa lain. Ketentuan ini perlu diperhatikan karena penerima bantuan pendidikan dari program berbeda dapat dianggap tidak memenuhi persyaratan.
Ketiga, pendaftar harus memiliki Indeks Prestasi Kumulatif atau IPK minimal 3,00. Persyaratan tersebut menunjukkan bahwa kondisi ekonomi dan capaian akademik menjadi dua pertimbangan utama dalam program ini.
Keempat, mahasiswa berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi kurang mampu. Pendaftar harus menyiapkan dokumen pendukung yang dapat menggambarkan penghasilan orang tua atau wali.
Mahasiswa harus mengunduh dan mengisi formulir Beasiswa BARD Foundation melalui tautan resmi yang disediakan Direktorat Kemahasiswaan ITB. Formulir tersebut menjadi salah satu berkas utama yang harus diunggah dalam sistem pendaftaran.
Dokumen berikutnya adalah transkrip nilai yang telah ditandatangani ketua program studi. Mahasiswa disarankan segera menghubungi bagian akademik program studi karena proses mendapatkan tanda tangan dapat membutuhkan waktu.
Pendaftar juga wajib melampirkan slip gaji terbaru orang tua. Apabila orang tua tidak memiliki slip gaji formal, dokumen dapat diganti dengan surat keterangan penghasilan orang tua yang diterbitkan kelurahan.
Surat Keterangan Tidak Mampu atau SKTM menjadi dokumen yang diutamakan. Dalam petunjuk resmi disebutkan bahwa mahasiswa yang tidak memiliki SKTM dapat mengunggah dokumen kosong pada bagian tersebut.
Namun, ketiadaan SKTM tidak menghapus kewajiban melampirkan bukti penghasilan orang tua. Mahasiswa tetap perlu memastikan dokumen ekonomi yang diwajibkan tersedia, dapat dibaca, dan memuat informasi yang benar.
Daftar dokumen yang perlu dipersiapkan meliputi:
Formulir Beasiswa BARD Foundation.
Transkrip nilai yang telah ditandatangani ketua program studi.
Slip gaji terbaru orang tua atau surat keterangan penghasilan dari kelurahan.
SKTM bagi mahasiswa yang memilikinya.
Sebelum mengunggah, pendaftar sebaiknya memeriksa kembali nama, nomor induk mahasiswa, angkatan, nilai IPK, dan informasi pendapatan keluarga. Dokumen yang terpotong, buram, tidak lengkap, atau belum ditandatangani berpotensi menyulitkan proses verifikasi.
Pengumuman Direktorat Kemahasiswaan ITB belum mencantumkan nominal bantuan yang akan diberikan kepada setiap penerima. Jumlah mahasiswa yang akan dipilih, periode pemberian bantuan, jadwal seleksi, dan waktu pengumuman hasil juga belum dijelaskan.
Karena itu, calon pendaftar tidak boleh langsung menyimpulkan bahwa beasiswa akan menanggung seluruh UKT sampai lulus. Cakupan pembiayaan baru dapat dipastikan setelah terdapat informasi lanjutan dari Direktorat Kemahasiswaan ITB atau pengelola program.
Pengumuman resmi menyebut BARD Foundation sebagai beasiswa dari pihak perseorangan. Tidak ada penjelasan lebih lanjut mengenai profil pemberi beasiswa dalam informasi pendaftaran yang dipublikasikan ITB.
Mahasiswa yang membutuhkan penjelasan mengenai nominal, durasi bantuan, atau mekanisme seleksi dapat menghubungi Direktorat Kemahasiswaan ITB melalui kontak resmi yang tercantum pada poster pengumuman.
Seluruh proses pendaftaran dan pengunggahan dokumen dilakukan melalui laman https://finaid.itb.ac.id/. Mahasiswa perlu menggunakan akun yang sesuai dengan sistem ITB dan mengikuti pilihan program beasiswa yang tersedia.
Pendaftar disarankan tidak menunggu beberapa jam menjelang penutupan. Gangguan jaringan, kesalahan format berkas, atau dokumen yang belum disahkan dapat membuat proses pendaftaran tidak selesai tepat waktu.
Mahasiswa juga harus berhati-hati terhadap tautan tidak resmi yang meminta kata sandi, kode verifikasi, atau pembayaran. Pengumuman ITB tidak menyebutkan biaya pendaftaran Beasiswa BARD Foundation.
Kesempatan ini dapat menjadi alternatif bantuan bagi mahasiswa yang menghadapi kendala pembayaran UKT.