Berita
Hilmi An Naufal

PADHET Guru MAJU Dimulai Hari Ini, 133 Guru DIY Belajar AI hingga STEAM

PADHET Guru MAJU Dimulai Hari Ini, 133 Guru DIY Belajar AI hingga STEAM

24 Agustus 2026 | 06:16

YOGYAKARTA, Keboncinta.com – Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan Daerah Istimewa Yogyakarta atau BBGTK DIY memulai Program PADHET Guru MAJU pada Senin, 24 Agustus 2026. Sebanyak 133 guru dijadwalkan mengikuti delapan topik pelatihan yang diselenggarakan dalam tiga hari, yakni 24, 26, dan 27 Agustus 2026.

Peserta berasal dari lima kabupaten dan kota di DIY, meliputi Kabupaten Bantul, Sleman, Kulon Progo, Gunungkidul, dan Kota Yogyakarta. Mereka ditempatkan pada kelas yang berbeda sesuai topik yang dipilih atau tercantum dalam daftar peserta. Dengan demikian, jumlah 133 orang merupakan keseluruhan peserta selama tiga hari, bukan jumlah peserta yang hadir secara bersamaan pada hari pertama.

Pada pelaksanaan hari ini, terdapat 53 peserta yang terbagi ke dalam tiga kelas. Sebanyak 18 guru mengikuti kelas Aktivitas Concrete-Pictorial-Abstract untuk Belajar Pecahan yang Bermakna di Ruang Bidik Ilmu. Pendekatan tersebut membantu guru mengenalkan konsep pecahan melalui tahapan benda konkret, representasi gambar, hingga simbol matematika.

Kelas kedua mengangkat tema Pengenalan Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial atau AI untuk Pembuatan Media Pembelajaran. Kegiatan yang berlangsung di laboratorium komputer itu diikuti 25 peserta. Sementara itu, 10 guru lainnya mengikuti kelas Pembelajaran Geometri SD Sesuai Teori Belajar Van Hiele di Ruang Gauss 3.1.

Seluruh sesi hari pertama dijadwalkan berlangsung pukul 13.00 sampai 15.30 WIB. Penempatan waktu pada siang hari menunjukkan program ini dirancang dalam format pelatihan singkat dan terfokus. Kendati demikian, durasi yang terbatas membuat kegiatan tersebut lebih tepat dipandang sebagai ruang pengenalan, penguatan, dan pertukaran praktik, bukan satu-satunya ukuran penguasaan kompetensi guru.

Berdasarkan surat resmi BBGTK DIY Nomor 1303/B/B7.5/PP.01.06/2026 tertanggal 20 Agustus 2026, program ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kompetensi guru jenjang PAUD, SD, SMP, SMA, serta sasaran SMK nonvokasi sebagaimana tertulis dalam undangan. Nama “Guru MAJU” merujuk pada karakter guru yang Mandiri, Adaptif, berJejaring, dan Unggul.

Program berlanjut pada Rabu, 26 Agustus 2026, dengan tiga topik lainnya. Sebanyak 12 peserta dijadwalkan mengikuti Pembelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial atau KKA di SD. Kemudian, 14 peserta mengikuti kelas pemanfaatan ClassPoint untuk pembelajaran PAUD dan SD, sedangkan 21 peserta mempelajari perencanaan serta pelaksanaan kegiatan kokurikuler di sekolah. Total peserta pada hari kedua mencapai 47 orang.

Pada Kamis, 27 Agustus 2026, BBGTK DIY akan menyelenggarakan dua kelas terakhir. Kelas Pembelajaran Numerasi di PAUD Seri 4: Pengukuran diikuti 17 peserta, sementara Pembelajaran STEAM untuk jenjang SD diikuti 16 peserta. STEAM merupakan pendekatan yang memadukan sains, teknologi, rekayasa, seni, dan matematika dalam sebuah pengalaman belajar.

Rangkaian materi tersebut memperlihatkan bahwa pengembangan kompetensi guru tidak hanya diarahkan pada penggunaan teknologi. Program juga mencakup penguatan konsep matematika dasar, numerasi anak usia dini, kegiatan kokurikuler, serta pendekatan pembelajaran lintas disiplin. Keberagaman topik penting karena kebutuhan guru berbeda-beda menurut jenjang, karakter peserta didik, dan kondisi sekolah.

Kelas pemanfaatan AI menjadi salah satu topik yang relevan dengan perubahan lingkungan pendidikan. Guru kini berhadapan dengan berbagai aplikasi yang dapat membantu menyusun bahan ajar, menghasilkan ilustrasi, membuat latihan, atau merancang presentasi. Namun, penggunaan teknologi tersebut tetap membutuhkan kemampuan memeriksa akurasi informasi, melindungi data pribadi, menghormati hak cipta, dan menyesuaikan materi dengan kebutuhan murid.

Secara nasional, Kemendikdasmen juga sedang memperluas akses pelatihan Pembelajaran Mendalam, Koding, dan Kecerdasan Artifisial melalui Ruang GTK pada aplikasi Rumah Pendidikan.

Tags:
berita nasional

Komentar Pengguna