JAKARTA — Sejumlah sekolah internasional di kawasan Asia berhasil masuk dalam daftar sekolah terbaik dunia 2026 versi CEOWORLD Magazine. Dari 160 sekolah yang masuk pemeringkatan global, terdapat 18 sekolah yang berasal dari negara-negara Asia.
Korea Selatan menempatkan Seoul International School sebagai sekolah internasional dengan posisi tertinggi di Asia. Sekolah tersebut berada di peringkat ke-15 dunia dengan skor 85,5. Sementara itu, sekolah dari Indonesia belum terlihat dalam daftar pemeringkatan tersebut.
China menjadi negara dengan jumlah sekolah paling banyak dalam daftar Asia. Sekolah-sekolah tersebut tersebar di beberapa wilayah, antara lain Shanghai, Beijing, Shenzhen, Guangzhou, Suzhou, dan Hong Kong.
Selain China dan Korea Selatan, negara Asia lain yang memiliki perwakilan adalah Malaysia, India, dan Singapura. Kolej Tuanku Ja’afar menjadi wakil Malaysia, Dhirubai Ambani International School mewakili India, sedangkan Singapura diwakili United World College of South East Asia atau UWCSEA.
Berikut 18 sekolah internasional terbaik di Asia berdasarkan pemeringkatan CEOWORLD Magazine 2026:
Seoul International School, Korea Selatan
Peringkat dunia: 15
Skor: 85,5
Chinese International School, Hong Kong
Peringkat dunia: 51
Skor: 75,4
Kolej Tuanku Ja’afar, Malaysia
Peringkat dunia: 55
Skor: 74,8
Shenzhen College of International Education, China
Peringkat dunia: 56
Skor: 74,7
Shanghai Pinghe School, China
Peringkat dunia: 80
Skor: 70,4
Dhirubai Ambani International School, India
Peringkat dunia: 90
Skor: 67,6
Huafu International, China
Peringkat dunia: 104
Skor: 65,8
Hong Kong International School, Hong Kong
Peringkat dunia: 128
Skor: 62,6
Guanghua Cambridge International School, China
Peringkat dunia: 129
Skor: 62,6
Shanghai World Foreign Language Academy, China
Peringkat dunia: 134
Skor: 62,0
Dulwich College Beijing, China
Peringkat dunia: 135
Skor: 61,9
UWC Changshu China, China
Peringkat dunia: 141
Skor: 61,3
Guangdong Country Garden School, China
Peringkat dunia: 144
Skor: 61,1
Ulink College of Shanghai, China
Peringkat dunia: 145
Skor: 61,0
United World College of South East Asia, Singapura
Peringkat dunia: 148
Skor: 60,5
Shanghai American School, China
Peringkat dunia: 153
Skor: 59,6
YK Pao School, China
Peringkat dunia: 157
Skor: 59,0
ISF Academy, Hong Kong
Peringkat dunia: 159
Skor: 58,6.
Berdasarkan daftar tersebut, belum ada sekolah internasional dari Indonesia yang masuk ke dalam 160 besar dunia versi CEOWORLD Magazine pada 2026.
Kondisi ini tidak langsung menunjukkan bahwa sekolah internasional di Indonesia memiliki kualitas yang rendah. Hasil pemeringkatan dapat dipengaruhi oleh metode penilaian, ketersediaan data, jumlah responden, reputasi internasional, hingga tingkat pengenalan sekolah di kalangan universitas dan pemberi kerja.
Karena itu, daftar peringkat sebaiknya digunakan sebagai salah satu sumber informasi, bukan menjadi satu-satunya pertimbangan orang tua dalam memilih sekolah.
CEOWORLD Magazine menilai sekolah berdasarkan tujuh indikator. Keberhasilan lulusan diterima di perguruan tinggi, reputasi akademik, dan reputasi global masing-masing memiliki bobot penilaian sebesar 20 persen.
Sementara itu, kegiatan ekstrakurikuler, tingkat selektivitas penerimaan, pengembangan siswa dan kepemimpinan, serta pencapaian alumni dan penilaian pemberi kerja masing-masing memperoleh bobot 10 persen.
Pemeringkatan ini tidak hanya mempertimbangkan nilai akademik. Sekolah juga dinilai berdasarkan kemampuan mengembangkan kepemimpinan, kegiatan siswa, persiapan menuju perguruan tinggi, dan hasil yang diraih para alumninya.
Dalam proses penyusunannya, CEOWORLD Magazine mengevaluasi lebih dari 900 sekolah internasional. Dari jumlah tersebut, sebanyak 160 sekolah dari 11 negara masuk dalam daftar akhir.
Survei dilakukan pada Januari hingga Maret 2026 dan melibatkan responden dari 82 negara. Kelompok responden terdiri atas orang tua dan alumni, tenaga pendidikan, profesional penerimaan mahasiswa perguruan tinggi, serta pemberi kerja dan pemimpin industri.
Sekolah yang dinilai umumnya menawarkan kurikulum internasional seperti International Baccalaureate, Cambridge International, Advanced Placement, atau program nasional dengan orientasi global.
Orang tua tetap perlu mempertimbangkan berbagai aspek lain ketika memilih sekolah untuk anak. Beberapa hal penting meliputi kurikulum, biaya pendidikan, lokasi, fasilitas, kualitas guru, keamanan, layanan konseling, kegiatan siswa, budaya sekolah, dan kebutuhan belajar anak.
CEOWORLD Magazine juga menyatakan bahwa hasil pemeringkatan sebaiknya digunakan sebagai salah satu referensi. Filosofi pendidikan, kesejahteraan siswa, lingkungan sekolah, dan tujuan pendidikan masing-masing keluarga tetap perlu menjadi pertimbangan utama.
Daftar ini menunjukkan bahwa persaingan sekolah internasional di Asia semakin kuat. Dominasi sekolah asal China juga memperlihatkan perkembangan lembaga pendidikan berorientasi global di negara tersebut.
Meski sekolah dari Indonesia belum masuk, peluang untuk memperoleh pengakuan internasional masih terbuka melalui peningkatan mutu pembelajaran, pengembangan prestasi siswa, penguatan jaringan global, dan pencapaian alumni.
Sumber informasi: Kompas.com dan CEOWORLD Magazine.